oleh

Setahun Pandemi, UMKM Sorong Perlu Maksimalkan Digital Marketing

-Ekonomi-58 views

SORONG – Akselerasi transformasi digital bagi dunia bisnis mulai terjadi sejak adanya pandemi. Tidak hanya bagi bisnis berskala besar namun juga Usaha Kecil Menengah (UMKM). Sehingga, strategi bisnis perlu memaksimalkan teknologi untuk menciptakan inovasi produk dan layanan.
JNE menggelar webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online Kota Sorong secara virtual guna pemberdayaan UMKM. Melalui webinar virtual diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelaku UMKM di dunia digital dan mengembangkan bisnisnya ke skala nasional hingga global.

“Kunci sukses pelaku UMKM saat ini, baik bagi pemula atau tidak adalah teknologi. Strategi bisnis pun perlu berubah. Dengan memanfaatkan teknologi, para pelaku usaha dapat bertahan di masa krisis dan memanfaatkan tantangan menjadi peluang,” ujar Andrey Laogi, Head Regional JNE Sulampapua dalam webinar virtual pada Jumat (05/03/2021).
Menanggapi hal tersebut, Branch Manager JNE Sorong Fredi Luhukai mengatakan, untuk mendukung pelaku UMKM bertransformasi digital di tengah pandemi, JNE memiliki berbagai program kolaborasi, salah satunya adalah program JNE Loyalty Card. Melalui program ini, berbagai keuntungan bisa didapatkan oleh pelaku UMKM diantaranya adalah online booking dan COD ritel. Kedua program tersebut diakui dapat mendorong kemudahan penjualan produk UMKM kepada customer dalam situasi pembatasan sosial.

“Sebelum pandemi sampai saat ini JNE turut membangun kolaborasi dengan UMKM Kota Sorong dengan senantiasa menawarkan untuk bergabung sebagai anggota JLC yang nantinya para pemilik usaha dapat mengumpulkan poin dan juga tawaran promo spesial dari JNE,” tutur Fredi.
Albi Fajar Samudra yang hadir sebagai pembicara dari pihak UMKM Kota Sorong mengungkapkan bahwa strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting dan harus diterapkan secara maksimal bagi pelaku usaha. Albi selaku Founder Kopi Tekad menekankan bahwa persepsi yang harus dimiliki oleh calon pelaku UMKM ialah berani mencoba dan jangan ragu untuk memperkenalkan produk lewat media sosial.
“Saat ini media sosial menjadi strategi pemasaran yang efektif. Pelaku usaha pun harus dapat menciptakan feed Instagram yang rapih dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan.
Hal ini akan membuat produk kita dikenal oleh calon pelanggan yang bisa datang dari mana saja. Ketika produk sudah dikenal, langkah selanjutnya ialah memaksimalkan kolaborasi dengan mitra pengiriman online untuk memperluas jangkauan,” ungkap Albi.
Pelaku usaha UMKM juga dituntut untuk dapat menyusun dan mempersiapkan rencana bisnis secara matang sebelum memulai usaha. Anabella H Manukili, Owner Baper Bowl mengatakan, membangun sebuah bisnis itu ibarat sedang traveling, yaitu harus memutuskan arah tujuan sebelum kita pergi. Sama halnya dengan bisnis, pelaku usaha harus menentukan terlebih dahulu produk apa yang akan dijual.
“Untuk memulai usaha, UMKM perlu memahami produk yang akan dijual dan menentukan siapa saja target marketnya.
Ketika hal itu sudah dipenuhi dan usaha mulai beroperasi, kita beranjak ke tahap selanjutnya yaitu menentukan apakah mau fokus di produk itu atau melakukan inovasi.
Nah yang terakhir, jalankan bisnis dengan niat dan jangan pernah ragu untuk mencoba,” pungkas Bella.
Sebagai informasi, gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Sorong diadakan pada hari Jumat, 5 Maret 2021 sebagai kota ketujuh yang menjadi sasaran dalam pemberdayaan UKM oleh JNE. Setelah Kota Sorong, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di kota Jayapura pada 08 Maret 2021.
Webinar online kali ini merupakan roadshow di 59 kota di seluruh Indonesia dan dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate. (**/ros)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed