oleh

Setahun Berlabuh, Kapal Wisata ‘‘Blue Dragon” Tenggelam

WAISAI – Kapal wisata Live On Board (LoB) ”Blue Dragon” berbendera Indonesia dilaporkan tenggelam di depan dermaga kampung Saonek, Distrik Waigeo Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (9/1/2021) sekitar Pukul 17.00 Wit.

 Belum diketahui kronologis pasti penyebab tenggelamnya kapal wisata Blue Dragon tersebut. Namun, informasi yang dihimpun Media ini sementara menurut warga setempat kemungkinan penyebab tenggelamnya kapal tersebut diduga akibat mengalami kebocoran, sehingga, kemasukan air lalu tenggelam.

 Kapal Blue Dragon sempat diberitakan oleh Media ini sejak 15 Januari 2020 lalu. Dimana, sebelumnya sempat diamankan di dermaga oleh warga masyarakat dan pemerintah kampung Saonek beserta pemerintah Distrik Waigeo Selatan, Kabupaten Raja Ampat jarena dilaporkan kandas di reef dan merusak terumbu karang akibat terhempas angin kencang pada saat berlabuh di depan perairan kampung Saonek. Tak hanya itu, insiden tersebut sebelumnya sempat juga diviralkan warga lewat media sosial Facebook sejak Sabtu 11 Januari 2020 lalu. 

 Terkait hal itu, Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre J.W. Manuputty, S.IK saat dikonfirmasi awak media membenarkan, ada sebuah kapal wisata tenggelam di depan dermaga kampung Saonek. Tapi, masih dicek oleh anggota di lapangan. Namun, perkembangan informasi sementara dari masyarakat setempat keadaan kapal sudah beberapa hari mulai terlihat turun. 

 Dan akhirnya pada Sabtu sore  lalu (9/1), kapal  itu mulai tenggelam ke dasar laut. ”Jadi, kami masih koordinasi dengan pemilik kapal untuk lakukan pengecekan selanjutnya, mencari pelampung  bersama Kasatpolair saya untuk mengangkat kapal dari depan dermaga kampung Saonek,”kata Kapolres.

 Ketika ditanya terkait, penahanan kapal Blue Dragon oleh warga masyarakat dan pemerintah kampung saat  mengalami insiden kandas di karang,  Kapolres mengakui bahwa, masalah tersebut sudah selesai. Tetapi karena kapal masih dalam keadaan rusak pemiliknya taruh di situ saja.”Masalahnya sudah diselesaikan, tapi karena kapal dalam keadaan rusak dan belum ada biaya untuk perbaiki. Maka itu, kapal masih tetap berlabuh di situ. Tapi, barang-barang diatas kapal sudah tidak ada termasuk semua awak kapal. Sembari menambahkan, rencananya kapal akan dievakuasi oleh pemiliknya kepermukaan dan digeser untuk diamankan dari depan dermaga,”ungkapnya

 Terkait tenggelamnya kapal tersebut, hingga berita ini dilansir, pemilik ataupun pengelola  kapal wisata  ”Blue Dragon” tersebut belum sempat dihubungi media ini. ( hry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed