oleh

Serahkan 47 DPA Rp7,74 Triliun

MANOKWARI – Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, Kamis (15/4) menye­rahkan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) tahun 2021. Anggaran 2021 sebesar Rp7.744.110.211.743 yang tersebar di 47 DPA OPD (Organisasi ­Perangkat Daerah) untuk membiayai seluruh kegiatan di Provinsi Papua Barat.

Penyerahan DPA dilaksanakan di auditorium PKK, dihadiri Ketua DPR PB, Orgenes Wonggor, SIP, Wakil Ketua MRP PB Cyrilus Adopak serta para pimpinan OPD dan tamu undangan lainnya. Gubernur menyerahkan DPA secara simbolik kepada 5 pimpinan OPD sebagai perwakilan, Kadis PUPT Geri Saflembolo, Kadis Kesehatan Otto Parorongan, Plt Sekwan, Inspektur Sugiyono dan Kadis Pendapatan Daerah Carles Hutahuruk.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Gubernur mengakui penyerahan DPA sudah terlambat, mestinya sudah dilakukan sejak awal tahun.  Dia beralasan penyusunan APBD dilakukan dalam situasi sangat sulit akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan kondisi ekonomi Papua Barat terkontraksi cukup dalam. “Keuangan daerah menjadi instrumen utama dan sangat penting dalam menghadapi krisis akibat pandemi. Efektivitas APBD dalam mengurangi pandemi Covid-19 sangat tergantung pada pelaksanaannya yang tepat sasaran, tepat waktu dan tepat kualitas,’’ ujar Dominggus.

Selain itu, singkatnya waktu pembahasan mewarnai penyusunan APBD 2021. Di samping perubahan-perubahan regulasi hukum dan aturan terkait dengan penyusunan APBD 2021. “Namun berkat koordinasi yang terbangun dengan baik antara TAPD dan DPR Papua Barat, baik di tingkat banggar, komisi, sehingga APBD 2021 ditetapkan,” tutur Gubernur.

Kegiatan Pemprov Papua Barat tercakup dalam, 6 urusan wajib pelayanan dasar, 18 urusan wajib bukan pelayanan dasar, 8 urusan pilihan, 2 unsur pendukung urusan pemerintahan, 5 unsur penunjang urusan pemerintahan, 1 unsur pengawasan urusan pemerintahan dan 1 unsur pemerintahan umum.

Mengingkat alokasi anggaran yang cukup besar, Gubernur meminta setiap OPD berkomitmen dan serius memanfaatkan dana  sehingga bermanfaat bagi pembangunan dan dinikmati rakyat. Pimpinan OPD diminta bekerja jujur dan sungguh-sungguh disertai niat tulus untuk membangun Provinsi Papua Barat. 

Gubernur memerintahkan pimpinan OPD untuk mempersiapkan langkah-langkah teknis agar akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan anggaran dapat dilakukan tepat waktu dan taat azas, kerja sama dan pembinaan unsur pimpinan kepada bawahan. “Saya harapkan kegiatan tahun 2021 dapat berjalan dengan baik, lebih cepat, tidak menumpuk pada akhir tahun, sehingga sasaran dan target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana,” tuturnya.

Diingatkan pula, prinsip anggaran, transparan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat. “Sehingga uang rakyat yang tercantum dalam seluruh dokumen anggaran dapat dipersiapkan dan dikelola secara bertanggungjawab sesuai dengan ketentuan,” imbuhnya. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed