oleh

Sensus Penduduk, Warga Diminta Jujur

-Metro-98 views

Sensus penduduk tahun 2020 yang dimulai hari ini, Selasa (1/9) akan melibatkan ratusan petugas yang terjun langsung ke lapangan. Untuk mensukseskan sensus penduduk kali ini, Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau mengimbau warganya bersedia jujur dalam memberikan data kepada petugas.

Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, data penduduk merupakan data dasar untuk membuat perencanaan di berbagai bidang. Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat memiliki data kependudukan yang akurat dan manfaat sebagai data rujukan bagi pelaksanaan sensus penduduk 2020.

Sebelum sensus penduduk offline hari ini, sebelumnya BPS Kota Sorong juga telah memberikan akses bagi masyarakat untuk mengikuti sensus penduduk online pada 15 Februari hingga 29 Mei 2020. Hasilnya melampaui target, masyarakat yang mengikuti sensus penduduk online mencapai 5,78 persen dari total penduduk Kota Sorong atau sekitar 15.103 penduduk yang berasal dari 3.243 keluarga. Angka ini melebihi target penduduk mengikuti sensus online untuk Kota Sorong sebesar 3,5 persen. 

Lambert berharap, adanya sensus penduduk offline bisa menyelesaikan tugas pendataan penduduk yang belum tercakup dalam sensus penduduk online.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menerima petugas yang akan datang pada tanggal 1 sampai 30 September dengan baik. Memberikan data secara jujur demi kemajuan tanah Papua yang kita cintai,” katanya.

Lambert juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah Kota Sorong beserta seluruh pihak, untuk wajib memberikan dukungan penuh dalam melaksanakan sensus penduduk September 2020. Kepada petugas sensus, dirinya berpesan agar bekerja dengan baik, amanah dan memastikan tidak ada penduduk yang terlewati dalam sensus penduduk 2020.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Sorong Merry menjelaskan bahwa sesuai amanat Undang- Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan sesuai rekomendasi PBB setiap negara harus menyelenggarakan sensus penduduk minimal 10 tahun sekali dan tahun ini ada 54 negara termasuk Indonesia yang bersama-sama melakukan sensus penduduk 2020.

“Petugas sensus penduduk berjumlah 375 orang telah mengikuti rapid test dan telah mengikuti pelatihan untuk menjadi petugas sensus. Selama bertugas di lapangan petugas akan dilengkapi APD berupa masker, face shield dan hand sanitizer,” tutup Merry. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed