oleh

Senat Soll, Pimpinan KKB Yahukimo Ditangkap

JAYAPURA – Senat Soll alias Ananias Yalak, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, ditangkap aparat kepolisian. Senat Soll merupakan DPO beberapa kasus kekerasan pada 30 November 2019. Mantan anggota TNI ini  ditangkap di Jalan Samaru Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Kamis (2/9) pukul 05.28 WIT.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Faisal Ramadhani mengatakan, Senat Soll ditangkap tim gabungan Polres Yahukimo, Brimob Batalyon D Pelopor BKO Polres Yahukimo dan Satgas Nemangkawi. “Awalnya Polres Yahukimo dan Tim  Satgas Ops Nemangkawi mendapatkan informasi keberadaan Senat Soll. Dari situ kita mengetahui di mana yang bersangkutan ini sering datang di malam hari dan dilanjutkan penangkapan di Distrik Dekai,” jelas Kombes Faisal, kemarin.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Menurut Faisal, Senat Soll merupakan salah satu dari tiga tokoh sentral dalam aksi kekerasan di Kabupaten Yahukimo, sementara dua tokoh lainnya yakni Tenius Gwijangge dan Temianus Magayang. “Untuk penyidikannya kita akan lihat lagi karena ada 4 DPO yang berkaitan dengan hal tersebut (kekerasan). Nanti kita akan lakukan penyelidikan terlebih dahulu, dari situ kita bisa tentukan pasal mana yang menjeratnya,”  tandasnya. Senat Soll selanjutnya dibawa ke Jayapura untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait peran dalam kelompoknya.   “Kita akan dalami sejauh mana peran Senat Soll dan melakukan apa saja,” ujar Faisal.

Polda Papua merilis 12 aksi kekerasan yang diduga dilakukan Senat Soll, yakni terlibat aksi pembunuhan staf KPU Yahukimo Hendry Jovinsky yang ditemukan tewas di Jembatan Brazza Dekai Yahukimo 11 Agustus 2020. Senat Soll juga diduga terlibat aksi pembunuhan masyarakat sipil bernama Sayid yang ditemukan meninggal dunia di Dekai Yahukimo tanggal 20 Agustus 2020. Ia juga diduga kuat terlibat aksi pembunuhan warga sipil bernama Yausan yang ditemukan dengan luka tebasan benda tajam di Jalan Gunung Dekai Yahukimo 26 Agustus 2020.

Selain itu, Senat Soll juga diduga terlibat aksi pembunuhan dan penembakan anggota TNI di ujung Bandara Dekai 18 Mei 2021. Dalam aksi ini, 2 anggota TNI tewas. Senat Soll diduga mengambil senjata api jenis SS2V4. Aksi tersebut dilaporkan pada nomor laporan LP/16/V/2021/Res Yahukimo, tanggal 18 Mei 2021 dgn DPO/01/VI/2021/Reskrim.

Ia juga terlibat aksi penembakan pengendara motor di Jalan Longpon-Dekai tanggal 21 Juni 2021. Terlibat aksi penembakan mobil truk di Kali-I Seridala tanggal 24 Juni 2021 dengan nomor laporan LP/22/VI/2021/Res Yahukimo. Terlibat aksi penembakan dan pembunuhan warga sipil di Kampung Bengki Yahukimo tanggal 24 Juni 2021 yang mengakibatkan 4 korban meninggal dunia dan 1 orang luka, dengan nomor laporan LP/23/VI/2021/Res Yahukimo. Senat juga diduga terlibat aksi pembakaran alat berat eskavator di Kali-I Seridala 25 Juni 2021, dengan nomor laporan LP/23/VI/2021/Res Yahukimo.

Aksi penembakan anggota Polri di area Kali El Dekai tanggal 9 Juli 2021 yang mengakibatkan 1 personel Polri luka tembak, dengan nomor laporan LP/26/VII/Res Yahukimo, Senat Soll juga diduga kuat terlibat. Keterlibatan Senat Soll lainnya yakni aksi pembunuhan 2 orang karyawan PT Indo Papua tanggal 22 Agustus 2021 di Jembatan Kali Brazza Yahukimo, kasus jual beli amunisi dengan KNPB Yahukimo atas nama Ruben Wakla dengan nomor DPO NOMOR: DPO/86/X/2018/RESKRIM, serta aksi pembakaran ATM BRI Unit Dekai tanggal 1 Desember 2019 dengan nomor laporan LP/55/I/2019/PAPUA/RES Yahukimo tanggal 1 Desember 2019. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed