oleh

Selundupkan 2 Kg Gelembung Ikan Ilegal Ditangkap

JAYAPURA- Seorang pria asal Papua Nugini berinisial LS (58) ditangkap anggota Satuan Pengaman Perbatasan RI-PNG atas dugaan penyelundupan 2 kilogram gelembung ikan ilegal di pintu Perbatasan Negara Skouw, Distrik Muara Tami, Kamis (8/8).

Penangkapan ini berawal saat anggota Yonif Para Raider 328 Dirgahayu melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan pengunjung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw. Dalam pemeriksaan itu anggota menemukan 2 Kg gelembung ikan ilegal milik LS. 

Komandan Satuan Tugas Pengaman Perbatasan RI-PNG Yonif Para Raider 328 Dirgahayu Mayor Inf Erwin Iswari saat dikonfirmasi, Jumat (9/8) membenarkan ditangkapnya salah seorang warga Papua Nugini, karena membawa gelembung ikan ilegal ke wilayah Indonesia. 

“Yang bersangkutan diamankan saat melintasi Pos Komando Taktis (Kotis) Yonif 328 Dirgahayu dari Papua Nugini. Total 2 Kg gelembung ikan ilegal yang dibawanya,” ujarnya.

Upaya penyelundupan gelembung ikan ilegal dari Papua Nugini merupakan kali ketiga di wilayah PLBN Skouw. Total 19 kg gelembung ikan ilegal berhasil diamankan saat hendak diselundupkan melalui Perbatasan Negara. 

“Gelembung ikan merupakan komoditi yang membawa keuntungan besar bagi para penjualnya. Ini kali ketigas semenjak saya bertugas di Papua,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, gelembung ikan asal PNG akan dijual di Kota Jayapura. LS pun mengaku tidak paham dengan prosedur memasukan komoditas perikanan ke wilayah Indonesia.  “Gelembung ikan ini akan dijual di Jayapura. Itu penuturan awal kepada kami,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya telah menyerahkan LS ke petugas Karantina Perikanan PLBN Skouw untuk proses lebih lanjut. “Sudah kami serahkan ke Karantina Perikanan di PLBN Skouw,” katanya (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed