oleh

Selama Agustus, Ungkap Empat Kasus Pidum

-Metro-79 views

TIMIKA- Dalam kurun waktu satu bulan yakni Bulan Agustus Tahun 2020 lalu, Satreskrim Polres Mimika berhasil mengungkap sekitar empat kasus tindak pidana umum yang terjadi di wilayah hukum Polres Mimika.

Hal itu disampaikan Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK saat menggelar press release, Rabu (2/9) kemarin di kantor Pelayanan Polres Mimika.

Kapolres menguraikan bahwa empat kasus pidana umum yang berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Mimika yakni, kasus pencurian kendaraan bermotor yang tersangkanya berinisial YW dan LW yang diamankan pada Sabtu (22/8) lalu. 

Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 13 unit sepeda motor dari berbagai jenis.

“Modus operandi mereka yakni, melakukan aksinya dengan cara mengambil sepeda motor yang terparkir di depan rumah atau pinggir jalan tanpa mengunci stang stir. Kemudian tersangka mendorong sepeda motor tersebut ke tempat yang aman lalu memotong kabel kunci kontak, untuk menghidupkan sepeda motor tersebut. Dari hasil kejahatan tersebut mereka menjual dengan harga kisaran harga 2 juta rupiah sampai Rp 3 juta,”jelas Kapolres.

Kemudian kasus berikutnya yakni, kasus pencurian dengan pemberatan atau curat yang terjadi Rabu (26/8) lalu di Jalan Sam Ratulangi, dengan tersangka yakni AG dan BG.

Selanjutnya kasus pencurian alat musik di beberapa gereja dengan tersangka DB, di mana barang bukti yang berhasil diamankan yakni tiga unit keyboard.

“Tersangka ini merupakan spesialis pencuri alat musik di gereja, dan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus pencurian alat music di gereja yang sebelumnya telah diamankan. Dan ternyata tersangka ini mencuri di salah satu gereja yang mana dia adalah anggota jemaat di gereja itu sendiri,”ungkap AKBP Era.

Kemudian kasus yang berikutnya yakni kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Yos Sudarso tepatnya di pangkalan ojek Celebes, yang dilakukan oleh tersangka MI yang mengakibatkan korban Muhamad Arif meninggal dunia.

Sementara untuk kasus menonjol yang menjadi atensi yang kini masih dalam proses penyelidikan kata Kapolres yakni, kasus dugaan gantung diri yang korbannya Florida Letsoin di Kelurahan Kamoro Jaya, SP 1, dan kasus pencurian dengan kekerasan yang terjasi di Jalan Yos Sudaroso dengan korban Eda B.

Yang mana kerugiannya yakni satu buah handphone merk Oppo dan uang tunai senilai Rp 6 juta.

“Modus operandinya pelaku sudah mengikuti korban dari bank menuju ke rumah. Ketika korban hendak membuka pagar rumah, dalam waktu yang bersamaan pelaku membuka pintu mobil yang digunakan korban. Pelaku mengambil tas milik korban yang berada di dalam mobilnya. Ini masih kita lidik lagi,”paparnya. (tns

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed