oleh

Sejumlah Wilayah Kabsor Langganan Banjir

-Metro-34 views

Meski beberapa kali diterjang banjir dibeberapa titik wilayah Kabupaten Sorong. Namun, menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sorong, Aminadab Lobat, S.AN,M.Si banjir tersebut bukanlah yang terbesar, jika dibandingkan dengan tahun 2019.

Meski tidak besar, namun banjir yang terjadi tahun ini cukup memberikan kerugian bagi warga yang terdampak banjir, pasalnya banjir terjadi berulang kali mengakibatkan sebagian alat elektronik warga harus diamankan dan juga mengalami kerusakan. “Kalau korban jiwa tidak ada, cuma barang-barang warga harus diamankan, sebagian juga ada yang terendam banjir,” terangnya kepada Radar Sorong di ruang kerjanya, Selasa (22/9).

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sorong, selain faktor cuaca, saluran air juga menjadi salah satu penyebab banjir. Dibeberapa titik yang menjadi pantauan BPBD, saluran air tidak berfungsi dengan baik sehingga mengakibatkan banjir. 

“Kalau koordinasi sudah kami lakukan, dengan Dinas PU, Dinas Perumahan, tinggal tindak lanjutnya saja,” ucapnya. 

Pengerukan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sorong tahun lalu, menurutnya, menyebabkan banjir tidak terlalu besar tahun ini. Salah satunya di Kelurahan Mariat Pantai yang sebelumnya mengalami banjir besar, namun kini tidak banjir seperti tahun lalu. 

Adapun titik-titik banjir yang terjadi yakni, di Distrik Aimas, Mariat, Mayamuk dan Salawati. Kelurahan Makotyamsa di Distrik Mayamuk menjadi salah satu wilayah yang rentan terkena banjir, dikarenakan kondisi wilayahnya yang cukup rendah. “Kalau sekarang, pantauan kami di SP 1 Klamono yang juga mengalami banjir cukup parah,” terangnya. 

Menghadapi bencana banjir di tengah covid-19, Aminadab mengimbau agar masyarakat di Kabupaten Sorong tetap menjaga protokoler kesehatan baik untuk membantu diri sendiri maupun orang lain. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed