oleh

Sediakan Kapal Khusus Antar Pulau

Bantu Transportasi Warga Pesisir

SORONG – Guna menunjang per­ekonomian masyarakat yang berdomisili di pulau-pulau kecil, pemerintah Kota Sorong menghadirkan transportasi laut melalui KM Gandha ­Nusantara 15 yang disediakan untuk melayani masyarakat yang berada di 3 pulau kecil yakni Pulau Raam (Buaya), Pulau Tysof dan Pulau Yefman.

“Ini sangat membanggakan kita. Kehadiran transportasi laut ini yang siap menghubungkan kita dengan pulau-pulau terdekat di wilayah Kota Sorong ini. Kita melakukan perubahan dari waktu ke waktu demi masyarakat,” ­kata Wali Kota Sorong Drs. Ec Lambert Jitmau,MM usai meresmikan KM Gandha Nusantara 15 di Pelabuhan Usaha Mina, ­kemarin.

Dikatakan, semua yang dilakukan ini untuk rakyat khususnya yang berada di pulau-pulau, karena warga Kota Sorong ini tidak hanya berada di satu daratan namun juga berdomisili di beberapa pulau, dan untuk meng­hubungkan satu pulau ­dengan pulau lain tentunya mem­butuhkan alat transportasi sebagai sarana penunjang untuk melancarkan arus penumpang.  “Saya sangat ­merasa puas, akhirnya masyarakat yang ada di pulau bisa membawa bahan jualannya ke Kota Sorong untuk dijual mengingat Kota Sorong meru­pakan pusat transaksi jual-beli yang baik karena daya beli masyarakat Kota Sorong ­sangat luar biasa,” ujarnya.

Lambert menyarankan ­kepala daerah tetangga yang masya­rakatnya tinggal di pulau-pulau, bisa memiliki kapal yang sama seperti milik Kota Sorong untuk menunjang perekonomian masyarakat pesisir yang memiliki hasil bumi yang baik untuk mempermudah diperjualbelikan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. “Potensi di pesisir pantai itu luar biasa, tapi sayangnya masyarakat tidak tahu mau jual ke mana. Kita bisa kerja sama untuk mengakut barang-­barang jualan, sehingga kita tidak hanya terfokuskan di pulau-pulau wilayah Kota Sorong tetapi di pulau-pulau luar Kota Sorong juga,” jelasnya.

Dengan hadirnya KM ­Gandha Nusantara 15 ini, Lambert berharap agar tidak mematikan usaha kapal tradisional yang sudah melayani masya­rakat sekian lamanya. Ia pun berharap agar kehadiran KM Gandha Nusantara 15 ini bisa memberikan manfaat. “Saya akan melihat perkembangan masyarakat dulu, jangan sampai kehadiran KM Gandha ini akhirnya kapal-kapal lokal jadi terbengkalai, saya juga berfikir jangan sampai masya­rakat dikorbankan,” tandasnya.

Kepala KSOP Sorong, M. Takwim Masuku mengungkapkan, KM Gandha Nusantara 15 akan dioperasikan seminggu sekali secara gratis sambil menunggu persiapan penentuan tarif dan trayek untuk kemudian diusulkan agar dioperasikan setiap hari­nya.  “Kita saat ini masih ­fungsikan untuk trayek gratis dulu sementara kita susun tarif yang tentunya dapat ­dijangkau oleh masyarakat yang ada di pulau-pulau ­sekitar,” ungkapnya.

Trayek KM Gandha Nusantara berdasarkan permintaan Wali Kota Sorong, untuk ­sementara di tiga pulau ­yakni Pulau Buaya, Pulau Tysof dan Pulau Yefman. Sedangkan pulau Doom hanya untuk muatan barang saja, agar tak mengganggu aktifitas kapal tradisional yang selama ini sudah beroperasi melayani penumpang. “Tidak menutup kemungkinan, KM Gandha ini bisa dioperasikan ke pulau lainnya seperti Pulau Kalobo dan lain sebagainya. Kalau dari Sorong-Pulau Raam diper­kirakan sekitar 30 menit,” terangnya.

KM Gandha Nusantara 15 bisa memuat 80 penumpang dan dapat menampung 10 ton barang. Kelebihan KM ­Gandha Nusantara 15 tidak mem­butuhkan dermaga besar dan sangat cocok di pulau-pulau. Pengadaan KM Gandha Nusan­tara 15 ini berkat permohonan Wali Kota Sorong kepada Dirtjen Perhubugan untuk menghadirkan kapal khusus melayani antara pulau.  KM Gandha Nusanatara 15 ini sebenarnya sudah berada di Kota Sorong pada akhir Maret lalu, hanya saja karena wabah corona sehingga baru dires­mi­kan pada 13 Juli 2020. 

Selain peresmian KM ­Gandha Nusantara 15, Wali Kota Sorong didampingi KSOP Sorong juga menyerahkan life jacket dan meresmikan Life Jacket Station di Pelabuhan Doom-Sorong. KSOP menyiapkan 300 life Jacket yang diletakkan di dua tempat yakni di Life Jacket Station sebanyak 150 buah dan di Pelabuhan Doom sebanyak 150 buah untuk digunakan penumpang. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed