oleh

Security Tewas Ditikam Orang Mabuk

JAYAPURA – Nasib Naas  dialami seorang pemuda bernama Hans B. Puhili (28) yang berprofesi sebagai security Universitas Cenderawasih (Uncen). Ia tewas akibat luka tikaman di bagian dada dan luka robek di bagian kepala, Senin (2/8) dini hari. 

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas,SH,S.IK,MPd melalui Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak,SH,MH yang dikonfirmasi Radar Sorong, membenarkan hal tersebut.  ”Kasus penganiayaan terhadap korban telah ditangani Unit Reskrim Polsek Abepura dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan,” ucapnya.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kapolsek mengatakan, pihaknya baru mendapatkan laporan kejadian pada siang hari, padahal kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.39 WIT di Pos Security Uncen dan korban dinyatakan meninggal dunia pukul 09.10 WIT usai mendapatkan perawatan medis di RS Abepura.  ”Korban Hans Puhili meninggal dunia akibat tiga luka tikam di bagian dada sebalah kiri dan luka robek di bagian kepala,” ungkapnya.

AKP Lintong Simanjuntak mengatakan, pelaku penikaman masih dalam pengejaran pihaknya. “Ciri-ciri pelaku telah diketahui,” ucapnya.  Dijelaskan, dari keterangan saksi berinisial TM (24) mengatakan sekitar 01.15 WIT, pelaku yang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras memasuki kampus Uncen dan langsung berbaring di tengah jalan depan Pos Security tepatnya di depan gedung Prodi Bahasa Inggris.  ”Melihat pelaku tidur di jalan, saksi bersama korban mendatangi pelaku untuk menegur agar tidak tidur di tengah jalan karena sering dilewati kendaraan bermotor, sehingga pelaku bangun dan berjalan menuju ruang prodi untuk melanjutkan tidurnya,” ungkap Kapolsek Abepura. 

Ditambahkannya, dini hari pelaku bangun dan berjalan menuju Pos Security untuk masuk, namun sempat cekcok dengan korban sehingga pelaku menikam korban menggunakan pisau sebanyak 3 kali di bagian dada dan kepala, selanjutnya pelaku melarikan diri ke arah gapura Uncen dan membuang pisau ke dalam parit. “Korban sempat keluar pos untuk meminta bantuan dan ditemukan oleh beberapa saksi selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Abepura,” jelasnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed