oleh

Sayosa Kekurangan Tenaga Kesehatan

-Metro-284 views

AIMAS– Keterbatasan tenaga kesehatan mengakibatkan fungsi pelayanan di Puskesmas Sayosa tidak berjalan maksimal. Hal tersebut disampaikan salah satu perawat Puskesmas Sayosa, Indah Widyaningsih kepada wartawan, Selasa (5/5). 

Dijelaskn Indah, Puskesmas Sayosa saat ini melayani masyarakat dari 19 kampung di 3 Distrik yakni, Distrik Sayosa, Wemak dan Sayosa Timur. Sayosa Timur menurutnya memiliki Puskesmas Pembantu (Pustu) dengan seorang mantri dan bidan. Namun, kondisi bangunan yang tidak memadai, sehingga bangunan Pustu tersebut tidak dapat digunakan. 

“Petugas kesehatannya juga tidak bisa tinggal di sana (Pustu,red) karena tidak ada rumah, fasilitas listrik dan air juga tidak ada,” ucap Indah yang merupakan CPNS sejak 2011 lalu.

Akibatnya, seluruh petugas kesehatan memilih tinggal di Puskesmas Sayosa yang merupakan Puskesmas induk. Dalam pelayanannya, tenaga kesehatan dalam waktu 1 atau 2 minggu sekali melaksanakan tugasnya dengan mendatangi kampung yang ada di wilayah tersebut. 

Pelayanan yang diberikan juga diakui Indah penuh dengan keterbatasan, baik sarana dan prasarana yang kurang memadai. Pelayanan ke kampung-kampung dilakukan menggunakan mobil Puskesmas Keliling (Pusling) secara rutin setiap tanggal 20. 

Namun, semenjak adanya wabah virus Corona (Covid-19), pelayanan Pusling dihentikan sejak April 2020 lalu untuk sementara waktu. Hal tersebut dilakukan, guna menghindari kemungkinan penularan Covid-19 ke masyarakat.

“Sejak April, Pusling kami hentikan sementara, karena kami tidak tahu penyebaran Covid-19 ini seperti apa, jadi lebih baik kami mengantisipasi itu,” ucapnya. 

Meski demikian, pelayanan lainnya di Puskesmas Induk tetap dilakukan, termasuk rujukan pasien tetap dijalankan. “Jadi, kalau ada pasien yang membutuhkan pelayanan, baik saat melahirkan dan lainnya bisa langsung mendatangi Puskesmas Sayosa,” terangnya.

Hingga saat ini, tenaga kesehatan di Puskesmas Sayosa berjumlah 23 orang, baik PNS maupun yang masih magang. Meski demikian, dengan jangkauan wilayah yang luas, menurutnya tenaga kesehatan tersebut masih kurang. Sehingga, ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Sorong dapat memperhatikan kebutuhan tenaga medis di Puskemsas Sayosa tersebut. 

“Kami harap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sorong, dalam hal ini penambahan tenaga medis,” tandasnya. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed