oleh

Satu Kampung belum Salurkan BLT Dana Desa

-Metro-108 views

AIMAS-Dari 226 Kampung di Kabupaten Sorong, hanya 1 Kampung yang belum menyalurkan Bantuan Langung Tunai (BLT) Dana Desa yakni, Kampung Klayas Distrik Seget Kabupaten Sorong hanya dikarenakan permasalahan pribadi kepala kampung dan keluraga.

“1 kampung ini hanya karena persoalan pribadi dan keluarga,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Sorong, Maklon Wali S.Sos.,M.AP kepada Radar Sorong di ruang kerjanya, Kemarin (3/7). 

Meski demikian perangkat kampung tersebut telah dipanggil dan diminta untuk melakukan musyawarah untuk penetapan relawan Corona Virus Disease 2019 (Covdi-19) untuk selanjutnya dilakukan pendataan kepada warga untuk memperoleh BLT Dana Desa.

“SK Relawan sudah ada dan pendataan, tinggal kami menunggu untuk pengajuan anggaran. Mekanismenya harus diikuti, karena kalau tidak ada tim relawan tidak bisa penyaluran,” jelasnya. 

Dijelaskan Maklon, apabila kampung tidak menyalurkan anggaran dana desa untuk Covid-19 dan BLT, maka anggaran dana desa akan dipotong 50 persen untuk penerimaan tahap berikutnya. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2020. 

Adapun BLT dana desa yang diterima penerima manfaat sebesar Rp 600 ribu untuk tahap pertama dari bulan April, Mei dan Juni, sementara tahap kedua sebesar Rp 300 ribu untuk bulan Juli, Agustus dan September. Selain BLT, perangkat desa juga diwajibkan untuk menganggarkan dana desa untuk biaya Covid-19. 

Penyaluran BLT dana desa, diperuntukkan bagi KK yang masuk kriteria kurang mampu, dimana belum menerima bantuan apapun dari pemerintah. Hingga 28 Juni 2020, jumlah penerima manfaat BLT Dana Desa di Kabupaten Sorong mencapai 7000 KK dari 225 kampung dari 226 kampung. 

“Sudah mencapai 7000 KK yang menerima dengan penyerapan anggaran sebesar Rp 13 Miliar, karena kebutuhan setiap kampung berbeda-beda,” ujarnya. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed