oleh

Satu Calon Wabup Maybrat Mengundurkan Diri

SORONG – Satu dari tiga nama calon yang diusung DPC-PDIP Kabupaten Maybrat dalam bursa pencalonan Wakil Bupati Maybrat Pengganti Antar Waktu, mengundurkan diri. Calon yang mengundurkan diri yakni Hanok Jitmau,SH yang kesehariannya menjabat Sekertaris DPC PDIP Kabupaten Maybrat. Demikian disampaikan Ketua DPC PDIP Kabupaten Maybrat, Septinus Engel Naa,SH kepada Radar Sorong melalui sambungan telepon seluler, Rabu (17/2).

Menurutnya, pengunduran diri Sekertaris DPC-DDIP Kabupaten Maybrat dari bursa pencalonan Wakil Bupati Maybrat pengganti antar waktu, atas kemauan sendiri tampa ada paksaan dan intimidasi dari pihak pihak tertentu. “Dari tiga nama yang diusung DPC PDIP Maybrat, satu diantarannya telah mengundurkan diri yaitu saudara Hanok Jitmau,” kata Engel Naa sembari mengatakan pihaknya selaku pimpinan partai mengehargain keputusan tersebut.

Dengan demikian, PDI hanya menyisahkan dua nama calon wakil bupati yakni politisi senior yang juga anggota DPR Maybrat periode 2009-2014, Markus Jitmau,S.Sos, dan Sarteis Wanane yang kesehariannya menjabat Sekertaris DPC-Partai Golkar Kabupaten Maybrat. Mantan Ketua Tim Pemengangan Pasangan Sagrim-Kocu (SAKO) ini mengatakan, kedua nama tersebut telah diusulkan berjenjang ke DPD PDIP Papua Barat dan saat ini dokumen-dokumen mereka sudah sampai ke DPP PDIP.

Engel Naa mengatakan, pihaknya menunggu perintah untuk memfasilitasi dilakukan fit and profertest kedua nama calon tersebut. Fit and propertest yang nantinya akan dilakukan secara virtual, akan menghasilkan satu nama terbaik untuk diputuskan lalu ditetapkan oleh DPP PDIP untuk diajukan ke Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Bupati Maybrat Pengganti Antar Waktu di DPRD Kabupaten Maybrat. “ Jadi kita masih menunggu jadwal DPP untuk dilakukan fit and propertest,” kata Engel Naa.

Terkait dua nama calon, satu diantaranya kader dan lainnya bukan, Engel Naa mengatakan PDIP adalah partai yang terbuka kepada siapa saja, baik dia kader maupun non kader. Jika nantinya DPP memutuskan  yang terpilih non kader partai, pihaknya prinsipnya siap mengamankan apapun keputusan partai. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed