oleh

Satgas TNI Sita Senpi dan Amunisi Ilegal     

JAYAPURA-Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif MR 411/PDW Kostrad mengamankan dua pucuk senjata jenis air softgun tanpa surat izin, 6 butir amunisi kaliber 9 mm dan 6 selongsong kaliber 4,4 mm saat razia di depan Pos Barki Jalan Poros Trans Papua di Distrik Elikobel Kabupaten Merauke, Sabtu (10/8).

Dansatgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya,S.Sos,M.Han, Senin (12/8) mengatakan, penemuan senpi dan amunisi bermula saat anggota Pos Barki yang dipimpin oleh Lettu Inf Lukman Nurhuda, memeriksa pengendara Hilux Nopol DS 5106 VM yang melaju di Jalan Poros Trans Papua Km 134. Mobil dikedarai Fabrianus Sabi (51) dan penumpang Siti Yuliati (27)  yang diketahui tinggal di  Mandopo Kabupaten Boven Digoel. “Saat itu anggota yang sedang sweeping, merasa curiga dengan tingkah laku pengendara mobil tersebut. Ketika dilakukan pengecekan sesuai prosedur, ditemukan 2 pucuk air softgun dengan tipe M1911A1 US Army dan Pistol Revolver Smith beserta amunisi aktif kaliber 9 mm dan 6 selongsong amunisi kaliber 4,4 mm di dalam tas miliknya,” ungkapnya.

Dikatakannya, sesuai peraturan perundang-undangan, setiap orang dilarang memiliki, menyimpan dan membawa senjata api secara illegal, selain membahayakan keamanan juga membahayakan orang-orang di sekitar. “Saat ini keduanya beserta barang bukti sudah diamankan ke Pos Barki untuk selanjutnya diserahkan ke Kolakopsrem 174/ATW untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed