oleh

Satgas Covid Temukan 2 Penumpang Tanpa SIKM

SORONG – Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Sabtu (31/7) menemukan 2  penumpang pesawat yang ber-KTP luar Provinsi Papua Barat, tiba di Bandara Domine Eduard Osok tanpa mengantongi surat izin keluar masuk (SIKM) sebagai syarat dokumen perjalanan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Wali Kota Sorong tentang PPKM.

Dua penumpang tersebut menumpangi pesawat Sriwijaya Air dan Batik Air dari Bandara Hassanudin Makassar, ditemukan saat Tim Satgas Penanganan Covid-19 melakukan pengawasan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Bandara Domine Eduard Osok Sorong.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Petugas Lapangan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Rodney yang melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan penumpang yang tiba di Bandara DEO  mengatakan, dua penumpang tersebut memiliki KTP luar Papua Barat, namun lolos naik pesawat tanpa ada SIKM dari Satgas sesuai edaran Wali Kota Sorong tentang PPKM. ”Mereka ada dokumen perjalanan lainnya seperti hasil tes usap Covid-19 dan vaksin, tetapi tidak memiliki surat izin masuk dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong,” kata Rodney kepada Radar Sorong, Minggu (1/8).

Ia menjelaskan, temuan ini sudah berulang kali sehingga dapat disimpulkan bahwa maskapai dan bandara asal mengabaikan surat edaran Wali Kota Sorong tentang PPKM. ”Penumpang dari Makassar pakai Sriwijaya Air, KTP Bojonegoro Jatim, dan yang dari Makassar pakai Batik Air KTP Kota Makassar. Mereka masuk tanpa SIKM dari Satgas Kota Sorong, KTP mereka disita Satgas. Diproteksi menunjukkan antigen terbaru, tujuan ke Sorong karena kerja dan satunya tanpa keterangan. Nah, yang tidak ada keterangan itu kami minta menunjukkan swab PCR dengan menyatakan hasil negatif. Tidak ada batas waktu untuk pengambilan KTP mereka,” jelas Rodney.

Terpisah, Sekretaris  Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Herlin Sasabone mengatakan, dalam melakukan pengawasan penerapan PPKM di Bandara DEO,  tim lapangan Satgas menemukan dua penumpang datang dari Makassar tanpa dilengkapi dokumen syarat perjalanan SIKM Kota Sorong sesuai edaran Wali Kota tentang PPKM.

Ia menjelaskan bahwa Tim lapangan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong yang bertugas di bandara langsung memberi teguran kepada kedua pelaku perjalanan tersebut. ”Lagi berapa hari batas akhir penerapan PPKM level 4 sesuai edaran Wali Kota Sorong, namun masih didapati pelanggaran yang terjadi yaitu kelengkapan surat izin masuk Kota Sorong oleh pelaku perjalanan menggunakan pesawat udara,” ucapnya. ”Apabila pemberlakuan PPKM diperpanjang kedepan diharapkan tidak ada lagi ditemukan pelanggaran administrasi masuk Kota Sorong oleh para pelaku perjalanan dengan pesawat udara,” sambungnya. (zia)Satgas Covid Temukan 2 Penumpang Tanpa SIKM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed