oleh

Sat Res Narkoba Ungkap 18 Kasus

-Metro-124 views

AIMAS-Hingga Agustus 2020, Satuan Reserse Narkoba Polres Sorong berhasil mengungkap 18 kasus narkotika, baik jenis ganja, sabu maupun rumah produksi minuman lokal (milo) cap tikus. Namun, kasus terbesar terjadi pada 18 Juni 2020, dimana penyelundupan 3.8 Kg Ganja asal Jayapura menuju Sorong berhasil digagalkan.

“Dari 18 kasus, kasus Narkotika jenis ganja ini yang terbesar,” ungkap Kapolres Sorong AKBP. Robertus A. Pandiangan S.IK, MH melalui Kasat Narkoba Polres Sorong, Iptu Laurensius Madya Wayne S.TK, kepada Radar Sorong di ruang kerjanya, Kemarin (3/8).

Dijelaskan Kasat Narkoba, sebelumnya Opsnal Sat Narkoba Polres Sorong telah memperoleh informasi adanya penyelundupan barang Narkotika jenis ganja tersebut dari Jayapura menuju Sorong menggunakan Kapal Dobonsolo.

Berdasarkan informasi tersebut, sekitar pukul 06.00 WIT Anggota Opsnal Sat Narkoba Polres Sorong langsung mendatangi Pelabuhan Sorong dan melakukan koordinasi dengan pihak Pelindo IV untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka di dalam pelabuhan.

“Sewaktu kapal sandar, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan ditemukan Barang Bukti (BB) Narkotika jenis ganja,” jelasnya. 

Pelaku yang diamankan berinisial IH merupakan warga Kota Sorong yang menurutnya berangkat ke Jayapura hanya untuk mendatangkan BB tersebut. Berdasarkan pengembangan singkat terhadap IH, diketahui bahwa pemilik BB tersebut berada tidak jauh dari pelabuhan. Anggota Opsnal Sat Narkoba lalu melakukan penangkapan terhadap pemilik BB tersebut yakni, AA. 

“Pengantar BB ini kami amankan di dalam pelabuhan, kalau pemilik BB kami amankan di luar pelabuhan seputaran kantor Pelni,” terangnya. 

Bersama dengan BB 2 karton yang berisikan Narkotika jenis ganja, kedua pelaku tersebut diamankan di Mapolres Sorong untuk dilakukan pengambilan urine. Terhadap pemilik BB hasilnya negatif, namun terhadap pengantar BB hasilnya positif. 

Dari 2 karton BB yang diamankan tersebut, 1 karton berukuran sedang berisikan 54 plastik siap edar berisi ganja dengan harga jual per plastik Rp 1 juta. Sementara 1 karton lainnya berisikan 2 ball ganja. “Semua Barang Bukti sudah kami lakukan pemusnahan di Kejaksaan, disaksikan langsung oleh jaksanya,” terang Kasat Narkoba Polres Sorong. 

Rencananya, BB yang tiba di Sorong tersebut akan diedarkan oleh pembeli ke pengedar lainnya hingga ke tangan konsumen. Namun, aksi tersebut berhasil digagalkan, setelah dilakukan penangkapan terhadap para pelaku yang merupakan target operasi dari Sat Narkoba Polres Sorong. “Narkotika jenis ganja ini dikenal bukan baru diedarkan di Sorong, namun karena sudah menjadi target operasi, jadi barang bersama pelaku berhasil diamankan,” ungkapnya.

Kedua tersangka yang saat ini tengah mendekam di Rutan Mapolres Sorong disangkakan pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 111 ayat 2 Jo pasal 127 ayat 1 huruf A UU Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun. 

Ditambahkan Kasat Narkoba Polres Sorong, penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan Narkotika tersebut tidak terlepas dari para tersangka yang telah dilimpahkan dari rutan Polres Sorong ke Lapas Sorong. 

Sementara itu, sejak awal Januari hingga Agustus 2020, kasus yang terungkap untuk Narkotika jenis Ganja sebanyak 4 kasus, Narkotika jenis Sabu sebanyak 12 kasus dan rumah produksi milo sebanyak 2 kasus. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed