oleh

Sanggar Muara Pecek Juara II tingkat Provinsi

-Metro-504 views

AIMAS– Meraih beragam prestasi, Sanggar Muara Pecek yang baru terbentuk di tahun 2015 dari Kampung Baingkete, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong kembali membawa pulang piala sebagai juara II umum di tingkat Provinsi Papua Barat dalam Festival Seni Budaya VII yang diadakan di Manokwari, 8-12 Oktober 2019. 

Sanggar Muara Pecek mengikuti 5 bidang lomba yang diadakan diantaranya, tari tradisional, musik tradisional, Yosim Pancar, tari kreasi baru dan folksong yang masing-masing meraih juara 1 untuk folksong, juara 2 Yosim Pancar, juara harapan 1 untuk tari tradisional dan juara harapan 6 untuk tari kreasi baru. 

Sebelumnya, Sanggar Muara Pecek meraih juara 1 umum pada Festival Malamoi yang digelar di Kabupaten Sorong. Kemudian mereka diusulkan untuk mewakili Kabupaten Sorong di tingkat Provinsi Papua Barat pada Festival Seni Budaya yang diikuti oleh 13 Kabupaten/Kota di Papua Barat.

“Sebelumnya kami juara 1 umum di Kabupaten Sorong baru, diusulkan ke tingkat Provinsi Papua Barat dan meraih juara 2 umum,” terang Ketua Sanggar Muara Pecek, Pekos Mubalen kepada Radar Sorong, Selasa (15/10) saat berada di Ka ntor Bupati Sorong. 

Ia membeberkan, Sanggar Muara Pecek memiliki sejarah cukup panjang, budaya yang dibawakan merupakan budaya leluhur atau peninggalan orang tua jaman dulu. Pada akhirnya pada tahun 2015 dibentuk menjadi sanggar dan disahkan hingga mampu mengikuti beragam kegiatan di tingkat kabupaten bahkan provinsi di Papua Barat. 

Sanggar Muara Pecek  merekrut anak-anak, pemuda bahkan orang tua yang tinggal di Kampung Baingkete untuk mengenal budaya Papua dan dilestarikan agar tidak punah. Hal tersebut mendapat respon yang baik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong. 

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Luther Salamala, S.Pd menyampaikan, setiap distrik di Kabupaten Sorong diharapkan dapat mengangkat budaya masing-masing yang didukung dengan pembentukan sanggar kedepannya. Hal tersebut untuk menjaga keberlangsungan budaya di Kabupaten Sorong untuk terus berkembang. Salah satunya yang dimiliki, dari Distrik Makbon dengan Sanggar Muara Pecek. 

“Kami harapkan, dari setiap distrik bisa punya sanggar sendiri yang dapat mengangkat budaya dari setiap distriknya masing-masing,” ucapnya. 

Untuk hasil Festival Seni Budaya VII yang telah diikuti diserahkan kepada Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru,S.H.,M.Si di Kantor Bupati Sorong. Bupati Sorong menyampaikan, mendukung seluruh kegiatan yang bertujuan untuk menjaga budaya agar tetap dilestarikan kedepannya.

“Kami akan tetap mendukung mereka, agar tetap melestarikan budaya yang ada,” kata Bupati Sorong. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed