oleh

Samson, Afu-Ori, Hebo, Unggul Sementara

SORONG – Puluhan ribu pemilih yang tersebar di 162 TPS se-Kabupaten Sorong Selatan, Rabu (9/12) berbondong-bondong ke TPS menyalurkan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin Sorsel lima tahun kedepan.  Dari perolehan data sementara C plano yang dihimpun di beberapa TPS, pasangan nomor urut 1 Samsudin Anggiluli-Dortheis Sesa (Samson) terlihat mengungguli saingannya.

Data yang diperoleh Radar Sorong, di TPS 01 Kampung Sasnek, ­pasangan nomor urut 1 Samsudin Anggiluli-­Alfons Sesa (Samson) memperoleh 141 suara, pasangan nomor urut 2 Yunus Saflembolo-Alexander Dedaida memperoleh 2 suara, pasangan nomor urut 3 Yance Salambauw-Felix Duwith memperoleh 97 suara, semen­tara pasangan nomor urut 4 Pieters Kondjol-Madun Narwawan tidak memperoleh suara.

Di TPS 01 Magis ­Teminabuan, pasangan nomor urut 1 memperoleh 183 suara, paslon nomor urut 2 nol suara, pasangan nomor urut 3 memperoleh 6 suara, pasangan nomor urut 4 nol suara. Di Kampung Ween Distrik Sawiat, pasangan nomor urut 1 memperoleh 55 suara, pasangan momor urut 2 nol suara, pasangan nomor urut 3 66 suara, pasangan momor urut 4 nol suara. Di TPS 01 Wehali Distrik Teminabuan, paslon nomor urut 1 unggul 245 suara, paslon nomor urut 2 memperoleh 1 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 13 suara dan paslon nomor urut 4 nol suara.

Di TPS 01 Wernas Distrik Teminabuan tempat calon bupati nomor urut 1 yang juga bupati petahana, Samsudin Anggiluli menyalurkan hak pilihnya, paslon nomor urut 1 memperoleh 199 suara, paslon nomor urut 2 memperoleh 10 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 109 suara, paslon nomor urut 4 memperoleh 31 suara.   Di TPS 03 Wernas Distrik Teminabuan, paslon nomor urut 1 memperoleh 125 suara, paslon nomor urut 2 memperoleh 3 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 58 suara, paslon nomor urut 4 memperoleh 44 suara.  Di TPS 05 Wernas, paslon momor urut 1 memperoleh 102 suara, paslon nomor urut 2 memperoleh 5 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 62 suara, paslon nomor urut 4 memperoleh 18 suara.  

Di TPS 10 Kaibus Distrik Teminabuan, paslon nomor urut 1 memperoleh 15 suara, paslon nomor urut 2 memperoleh 5 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 23 suara, paslon nomor urut 4 memperoleh 7 suara. Di TPS 06 Kaibus Teminabuan, paslon nomor urut 1 memperoleh 73 suara, paslon nomor urut 2 memperoleh 4 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 63 suara dan paslon nomor urut 4 memperoleh 14 suara.

Sementara itu, di TPS 01 Keyen Distrik Teminabuan, pasangan nomor urut 1 memperoleh 127 suara, pasangan nomor urut 2 memperoleh 52 suara, pasangan nomor urut 3 unggul 165 suara, paslon nomor urut 4 memperoleh 61 suara. Di TPS 03 Keyen Distrik Teminabuan, paslon nomor urut 1 memperoleh 142 suara, paslon momor urut 2 memperoleh 41 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 98 suara, paslon nomor urut 4 memperoleh 89 suara.  Di TPS 04 Kohoin Teminabuan, paslon nomor urut 1 memperoleh 109 suara, paslon nomor urut 2 memperoleh 9 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 252 suara, paslon nomor 4 memperoleh 7 suara.  Di TPS 02 Kampung Sengguwer Distrik Wayer, paslon nomor urut 1 memperoleh 244 suara, paslon nomor urut 2 memperoleh 33 suara, paslon nomor urut 3 memperoleh 68 suara, paslon nomor urut 4 memperoleh 48 suara. 

Pantauan Radar Sorong sampai dengan pukul 20.00 WIT semalam, proses perhitungan cepat masih dilakukan masing-masing tim pemenangan pasangan calon. Data sementara ini berdasarkan pantauan dan informasi yang diperoleh Radar Sorong, data resminya menunggu perhitungan pihak KPUD Kabupaten Sorong Selatan. Pantauan koran ini di hari H pilkada, situasi dan kondisi kantibmas di Sorong Selatan aman terkendali.

AFU-ORI Ungguli Kotak Kosong

Pasangan calon tunggal, Abdul Faris Umlati-Orideko Iriano Burdam (AFU-ORI) unggul sementara atas Kotak Kosong dalam pesta demokrasi pilkada Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat Tahun 2020, Rabu (9/12). Pantauan Radar Sorong, pilkada di masa pandemi Covid-19 ini, dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data real count pilkada Raja Ampat pada lima dapil yang tersebar di media sosial hingga pukul 20.13 WIT, Dapil 1 AFU-ORI memperoleh 5.001 suara sedangkan Kotak Kosong 2.807 suara, Dapil 2 AFU-ORI 3.494 suara sementara Kotak Kosong 2.608 suara, Dapil 3 AFU-ORI 3.082 suara dan Kotak Kosong 1.466 suara, Dapil 4 AFU-ORI 6.098 suara sedangkan Kotak Kosong 1.769 suara, Dapil 5 AFU-ORI 2.616 suara dan Kotak Kosong 1.888 suara. Dari ini bersumber dari 185 TPS dari 205 TPS yang tersebar di Kabupaten Raja Ampat. Paslon AFU-ORI memperoleh 65.78 persen suara, serta Kotak Kosong 34.22 persen dari 83.9 persen data masuk, serta 99.2 persen suara sah.

Pencoblosan di beberapa TPS di Distrik Waisai Kota sempat molor dikarenakan hujan lebat sejak subuh hingga pagi hari membuat beberapa TPS mengalami kerusakan namun bisa teratasi, dan pelaksanaan pencoblosan baru bisa dimulai sekitar pukul 09.00 WIT. Pantauan Radar Sorong, setelah selesainya pencoblosan pada sore harinya, puluhan aparat Polres Raja Ampat dan Brimob, beberapa kali menghalau konvoi massa simpatisan AFU-ORI sekitar pukul 16.55 WIT di seputaran Tugu Bundaran Jam depan Pos Lantas, dan sekitar pukul 17.45 WIT di depan Kantor Distrik Waisai Kota. 

Hingga berita ini dilansir, situasi di Distrik Waisai Kota kondusif, terlihat juga aparat kepolisian dan Brimob berpatroli keliling Waisai Kota. ”Harus disikapi baik, pilkada di masa pandemi virus corona, euforia untuk merespon kemenangan bentuk apapun dilarang, tidak boleh ada pesta konvoi yang bisa menimbulkan pelanggaran terhadap protokol kesehatan,” tegas Kapolres Raja Ampat AKBP Andre J. W. Manuputty,S.IK.

Menurut Kapolres, pelaksanaan pilkada Raja Ampat secara umum berjalan sukses, lancar, nyaman, juga kondusif. Warga sudah bersikap dewasa di dalam menyalurkan hak pilihnya di pesta demokrasi ini. Untuk itu, harus terus dijaga baik supaya situasi kemananan di wilayah Raja Ampat tetap kondusif. ”Kami himbau kepada semua warga Raja Ampat, apapun hasilnya nanti dari perhitungan suara ini adalah hasil yang terbaik. Yang kalah dan menang, tetap menjaga situasi keamanan yang kondusif. Tolong disikapi, pesta pilkada ini kita berada di masa pandemi, maka kegiatan euforia dilarang sehingga tidak timbul klaster baru,” kata Andre Manuputty. 

Pasangan Hebo Unggul di Sejumlah TPS

Pemungutan suara Pilkada (pemilihan kepala daerah) Kabupaten Manokwari periode 2021-2024, Rabu (9/12/2020)  telah berlangsung aman lancar. Dengan jumlah DPT (daftar pemilih tetap)  136.395, rincian 69.870 pemilih laki-laki dan 66.525 pemilih perempuan, 493 TPS tersebar di 9 distrik, 173 kampung/kelurahan.

Pilkada diikuti 2 pasangan calon, Sius Dowansiba-Moses Rudy Timisela (Smart) diusung Partai Golkar dan Gerindra serta paslon Hermus Indou-Edi Budoyo (Hebo) diusung koalisi partai besar, PDI Perjuangan, Nasdem, Partai Demokrat, PKB, PKPI, Hanura, PSI, Perindo serta dua partai non parlemen PBB dan PPP.

Pemungutan suara dimulai pukul 07.00 WIT. Pencoblosan menerapkan protokol kesehatan. Para petugas KPPS memakai masker, sarung tangan, serta mencuci tangan. Juga disediakan baju hazmat tetapi hanya sebagian KPPS yang memakainya. Di TPS juga disediakan tempat mencuci tangan, setiap pemilih ukur suhu tubuhnya, masker, sarung tangan plastik bening. Tinta tidak dicelupkan ­seperti selama ini tetapi ditetes ke jari.

Ada sebagian warga merasa kecewa karena tak mendapatkan undangan memilih. Fatma, warga Reremi mengakui, dia dan 3 anggota keluarganya di rumah tak mendapatkan undangan. Padahal mereka sudah didata RT. ‘’Ini sudah beberapa Pemilu tidak  dapat undangan, padahal RT sudah mendata kami beberapa bulan lalu,’’ tuturnya.

Pemungutan suara di TPS dilaksanakan sampai pukul 12.00 WIT bagi yang mendapatkan undangan. Pelayanan bagi warga yang memiliki e-KTP dimulai pukul 13.00 WIT selama surat suara masih tersedia.  Pantauan Radar Sorong, rata-rata TPS sudah melaksanakan penghitungan suara pukul 13.00 WIT dan sudah menyelesaikan rekapitulasi pukul 15.00 WIT.

Dari hasil rekapitulasi penghitungan suara di beberapa TPS di dalam kota, pasangan Hermus Indou-Edi Budoyo (Hebo) unggul. Di TPS 1 Kampung Inggramui Distrik Manokwari Barat, Smart meraih suara 102, Hebo 164. Di TPS 38 Kelurahan Wosi Distrik Manokwari Barat, Smart 86 suara, Hebo 139 suara. TPS 50 Kelurahan Wosi, Smart 57, Hebo 134. 

Di TPS 33 Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari Barat, Smart 63, Hebo 139. Di TPS 22 Kampung Bugis Kelurahan Wosi, Smart 59, Hebo 76. TPS 08 Wosi, Manokwari Barat, Smart 38, Hebo 332. TPS 9 Wosi, Smart 66, Hebo 286, TPS 18 Kelurahan Padarni, Smart 99, Hebo 156. TPS 012 Padarni pasangan  Smart unggul dengan perolehan suara 58 sedangkan Hebo 45. TPS 011 Padarni Smart kembali unggul dengan perolehan suara 42, sedangkan Hebo mendapat suara 37. TPS 12 Kelurahan Manokwari Timur, Smart 49, Hebo 95. Di TPS 02 di Lokalisasi 55 Maruni Distrik Manokwari Selatan, Hebo unggul dengan perolehan suara cukup besar 368, sedangkan lawannya Smart hanya mendapat 81 suara. 

Ketua KPU Manokwari, Abdul Muin Salewe,SHut mengatakan, Pilkada di Manokwari berjalan lancar dan aman, walau ada beberapa TPS yang terlambat melaksanakan pemungutan suara. Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua elemen masyarakat, serta para penyelenggara di tingkat KPPS yang telah melaksanakan tugas dengan baik.  Dia berharap tahapan rekapitulasi penghitungan suara berjalan lancar dan kondusif. Sesuai PKPU RI No. 5 Tahun 2020, rekapitulasi tingkat PPD (Panitia Pemilihan Distrik) pada 10-14 Desember, sedangkan rekap di tingkat KPU kabupaten 13-17 Desember 2020. (ris/hjw/lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed