oleh

Sampah Meningkat Drastis Malawili Ditutup

-Metro-103 views

SORONG – Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kelurahan Malawili ditutup sementara akibat kecurangan warga dari kelurahan lain yang justru memanfaatkan TPS Malawili untuk menampung sampah mereka. Padahal Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman telah memprogramkan kawasan zona kebersihan di lima kelurahan yakni, Malawili, Klafma, Malagusa, Malawele dan Malasom. Program tersebut didukung dengan fasilitas dua kontainer sampah di masing-masing Kelurahan.

“Juli sampai September program ini berjalan baik di Malawili, bahkan volume sampah yang dihasilkan warga Malawili selama pandemi cenderung turun, dua kontainer tidak pernah sampai penuh. Kita tau karena petugas kebersihan sendiri yang angkut sampah warga dari rumah ke rumah, sehingga mereka bisa menilai,” jelas Kepala Kantor Kelurahan Malawili, Yohanes Waimbo, S.IP.

Namun petugas kebersihan sempat diistirahatkan sementara waktu pada akhir September akibat terus menanjaknya kasus positif Covid-19. Sejak saat itu barulah banyak warga dari berbagai kelurahan yang memanfaatkan kesempatan dan ikut membuang sampah di TPS Malawili.

“Kita temui sendiri, bukan satu atau dua kantong yang mereka buang bahkan sampai satu mobil pickup. Ada yang dari Aimas dan yang terdekat dari Kelurahan Malagusa. Ini terjadi karena TPS mereka letaknya jauh di Jalan Kontainer sana, sehingga mungkin merasa bahwa lebih dekat buang di Malawili,” lanjutnya.

Hal inilah yang membuat volume sampah di TPS Malawili membludak hingga dua kontainer sampah tak lagi mampu menampung. Tak jarang petugas pengangkut sampah dari dinas kebersihan juga mengeluh, karena harus mengumpulkan tumpukan sampah yang berserakan hingga ke jalan. Mengatasi hal tersebut, akhirnya dua kontainer sampah dipindahkan sementara waktu di belakang Kantor Distrik Aimas.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Hendrikus Momot, menambahkan bahwa salah satu dari dua unit truk sampah yang biasanya digunakan untuk mengangkut sampah sedang rusak dan harus diperbaiki. Sehingga beberapa hari terakhir memang terjadi penumpukan sampah di beberapa TPS.

Namun pihaknya telah mengusulkan untuk meminta penambahan armada truk pengangkut sampah kepada Bupati. Jika permintaan ini terealisasi, barulah pengangkutan sampah terjadwal di tiap TPS bisa lancar lagi dan dua kontainer sampah di Kelurahan Malawili akan dikembalikan ke tempat asal.

Informasi yang dihimpun Radar Sorong, sementara ini petugas kebersihan di Kelurahan Malawili juga sudah kembali bekerja mengangkut sampah dari rumah ke rumah. Aktivitas ini juga dimaksudkan agar petugas tahu persis seberapa banyak volume sampah yang dihasilkan warga di Kelurahan Malawili. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed