oleh

Sambut Kedatangan 7.160 Dosis Vaksin Covid-19

Tahap Pertama, Diprioritaskan untuk Tenaga Medis di Manokwari dan Kota Sorong

MANOKWARI – Pemerintah sudah siap untuk melaksanakan vaksinasi pencegahan virus corona (Covid-19) di Provinsi Papua Barat, setelah 7.160 dosis vaksin Sinovac asal China telah tiba di Manokwari, Selasa (5/1).

Vaksin sebanyak 4 koli, diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Batik Air, tiba di Bandara Rendani Manokwari sekitar pukul 08.15 WIT. Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing dan  Forkopimda lainnya menyambut kedatangan vaksin Covid-19 ini. 

Kedatangan vaksin Covid 19 (Sinovac) di Wilayah Provinsi Papua Barat berdasarkan Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan mengatakan, tahap pertama penggunaan vaksin Covid-19 diprioritaskan untuk tenaga medis di Manokwari dan Kota Sorong yang tangani pasien covid-19. Dosis yang datang ini belumlah mencukupi, kedepan akan didatangkan lagi secara bertahap. Sebanyak 7.160 dosis vaksin bakal digunakan untuk vaksinasi tenaga tenaga kesehatan di Manokwari dan Sorong yang angka positifnya tinggi di Papua Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan, menambahkan, vaksin Covid-19 yang datang tahap pertama ini akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang telah mendaftar melalui aplikasi Sistem Informasi Sumberdaya Manusia Kesehatan (SISMK). Ada sekitar 9.047 petugas sudah mendaftar lewat aplikasi SISMK. 

Setelah penjemputan, 7.160 dosis vaksin Covid-19 tersebut dikawal menuju tempat penyimpan di gudang Dinas Kesehatan melibatkan 1 SSK Satuan Brimob Polda Papua Barat, 1 peleton Satuan Sabhara Polda, 1 regu Satuan Lalu Lintas Polda dan 1 peleton Personil Polres Manokwari. Vaksin dimasukan di kendaraan mobil Daihatsu Grand Max warna putih No. Pol PB 1735 MD.

Alasan pengawalan Vaksin Sinovac ini menurut Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi,S.Ik, untuk memastikan vaksin tersebut aman sampai ke tujuan tanpa ada yg menggagu atau  menghalangi dari orang orang yg tidak bertanggung jawab dan itu sudah sesuai dengan SOP. 

“Pelaksanaan pengamanan dan pengawalan vaksin Covid 19 bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap program pemerintah agar pendistribusian vaksin tersebut dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” kata Kombes Pol Adam Erwindi. Ditambahkannya, setiap hari gudang farmasi tempat penyimpanan vaksin akan dikawal personel Brimob. “Kita harus juga antisipasi peencurian mengingat lokasi Gudang Farmasi jauh dari keramaian,” ujar Kabid Humas. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed