oleh

Salah Paham, oknum polisi dan Wartawan Cekcok

-Metro-101 views

WAISAI- Diduga karena salah paham, seorang oknum anggota Polres Raja Ampat berinisial S dan seorang oknum wartawan berinisial ZL berujung pada laporan polisi (LP) di Polres Raja Ampat. Berkaitan dengan hal itu, Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre Julius William Manuputty, S.IK ikut mengklarifikasi permasalahan yang menimpah anggotanya bersama salah seorang oknum wartawan ZL. Sekaligus, dirinya (Kapolres) meminta maaf kepada insan pers jika anggotanya benar-benar bersikap tidak profesional, karena telah melontarkan kata-kata yang tidak seharusnya dilontarkan.

“Mewakili anggota, saya selaku pimpinan meminta maaf kepada rekan-rekan Pers jika ada kata-kata dari anggota saya yang kurang berkenan,”tutur Kapolres ketika ditemui  sejumlah media di ruangannya, Mapolres Jumat (28/05) kemarin.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Dikatakan Andre, kejadian tersebut menjadi pembelajaran untuk seluruh anggota polres Raja Ampat, agar dalam menjalankan tugasnya harus lebih bersikap profesional.“Saya telah mewanti-wanti anggota supaya bersikap profesional kepada seluruhnya, baik itu kepada wartawan maupun kepada masyarakat, ketika meminta pelayanan di kepolisian,”ujarnya

Menurut Kapolres, pihaknya sudah meminta Kasi Propam Polres Raja Ampat untuk menindaklanjuti laporan yang sudah dibuat oknum Wartawan yakni, ZL. Kemudian, segera memanggil semuanya termasuk ZL yang ternyata pada saat buat laporan belum diambil keterangan awal. “Saya sudah perintahkan untuk mengambil keterangan dari semuanya, termasuk ZL yang ternyata setelah saya periksa waktu buat laporan belum diambil keterangan awal. Sebab itu, saya perintahkan agar mengambil keterangan dari ZL untuk mencocokan semua keterangan awal, dan proses tetap ditindaklajuti,”ucap Andre

Pihaknya juga akan membuat laporan dan berkoordinasi dengan pihak Polda melalui Kabid Propam terkait masalah ini. Pada intinya laporan ini akan tetap tindaklanjuti. Untuk itu, pelapor dan terlapor harus diambil keterangan. Lanjut tambah Andre dengan adanya permasalah ini, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Sorong Raya.”Karena menurutnya seorang Jurnalis dalam menjalankan tugasnya harus berdasarkan kode Etik dan UU Pers. Apalagi beritanya juga sudah dinaikan oleh pihak ZL dimedianya tapi dinilai pemberitaan secara sepihak,”ujarnya

Kapolres Lebih jauh menambahkan, sejak selasa lalu, pihaknya sudah memanggil oknum ZL, namun ZL tidak mau dipertemukan dan didamaikan, karena bagaimanapun kitakan mitra saling bekerjasama dengan kejadian ini kita harus klarifikasi juga.”Namun, informasi yang disampaikan ZL bahwa laporan itu karena perintah pimpinannya. Padahalkan ini masalah pribadi. Tapi ya sudahlah kalau begitu maka masalah ini akan diselesaikan secara intitusi,”tegasnya. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed