oleh

Rumah Calon Petahana Dibakar Massa

Boven Digoel Memanas, Seorang Polisi Terluka, Status Ditingkatkan jadi Siaga 1

JAYAPURA – Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua memanas pasca keputusan KPU RI tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Boven Digoel tahun 2020 pada minggu kemarin.  Massa yang diduga tidak puas dengan keputusan tersebut, membakar rumah calon petahana Bupati Boven Digoel, Chaerul Anwar dengan nomor urut 2. Massa bahkan bersitegang dengan anggota polisi yang mengakibatkan seorang anggota mengalami luka.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal,SH yang dikonfirmasi  via telepon seluler mengatakan, sejak Minggu (29/11) malam, massa sudah melakukan pembakaran di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Boven Digoel. Kemudian pada Senin (30/11) sekitar pukul 15.30 WIT, tim sukses salah satu pasangan calon berjumlah sekitar 400 orang hendak  melakukan konvoi. Aparat kepolisian melakukan negosiasi dan meminta agar tidak melakukan pergerakan di wilayah kota, namun mereka  tetap memaksakan untuk melakukan konvoi.

“Sekitar 1 Km dari kantor paslon 04 terjadi pembakaran, sempat dicegat oleh beberapa anggota polisi dibantu Dandim, tetapi mereka membakar rumah bupati Boven Digoel, kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke kantor tim sukes,” ungkap Kamal.

Massa kemudian mencoba  bergerak menuju kantor KPU dan mencoba melakukan penyerangan terhadap anggota polisi. Akibatnya, salah satu anggota Brimob mengalami luka di bagian punggung kiri terkena panah. Korban telah dirawat oleh tim medis Polres Boven Digoel yang ada di lokasi. “Sempat terjadi ketegangan antara massa dan polisi sekitar 15 menit antara kantor KPU dan kantor Partai Demokrat yang digunakan sebagai tempat tim sukses 04, bahkan beberapa orang dari kelompok massa mencoba masuk dari arah belakang kantor KPU namun telah saya perintahkan agar semua penjuru untuk di monitor, dan mereka juga melempar panah,” ungkapnya.

Kamal mengatakan pihaknya telah mengimbau kepada warga Noven Digoel tetap menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif karena pasangan calon nomor 04 sudah melaporkan hal-hal terkait kekecewaan mereka terhadap dugaan yang disampaikan kepada Bawaslu Kabupaten Boven Digoel. “Ini sebenarnya prosedur hukum sudah dilalui, tinggal kita menunggu bagaimana putusan nanti. Saya yakin mudah-mudahan para tim sukses segera dapat melakukan konsolidasi dan evaluasi serta tidak melakukan kekerasan terhadap barang atau orang,” kata Kamal.

Kabid Humas mengakui saat ini Kabupaten Boven Digoel telah ditingkatkan statusnya menjadi Siaga Satu, karena kondisi massa yang semakin tidak terkendali. “Masa diperkirakan 400 orang dan membawa panah, kami seperti musuh, padahal kita coba untuk mengamankan Kantor KPU, ini salah paham. Dia punya masalah yang harus dituntut di KPU ya harus dituntut di KPU bukan pada polisi. Saat ini status di Boven Digoel Siaga 1, anggota kita masih berjaga,” tandas Kamal.

Diketahui, keputusan KPU RI tentang Penetapan Paslon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel Tahun 2020 tertuang dalam Keputusan KPU RI Nomor : 584/ PL. 02.2-Kpt/06/KPU/XI/2020 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel 2020 pada poin kedua huruf B menyatakan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Boven Digoel Nomor 20/PL.02.3-Kpt/9116/KPU-Kab/IX/2020 tentang Penetapan Nomor Urut dan Daftar Pasang Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel Tahun 2020 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Boven Digoel Nomor 33/33PL.02.3-Kpt/9116/KPU-Kab/XI/2020 tentang Perubahan atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Boven Digoel Nomor 20/PL.02.3-Kpt/9116/KPU-Kab/XI/2020 tentang Penetapan Nomor Urut dan Daftar Pasangnan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel Tahun 2020, sepanjang terkait dengan penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon atas nama Yusak Yaluwo,SH,MSi dan Yakob Weremba,S.PAK, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed