oleh

RSUD J.P Wanane Terima Pasien BPJS Kesehatan

-Metro-139 views

AIMAS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. John Piet Wanane Km 22.5 Kabupaten Sorong, resmi melayani pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan usai penandatanganan kerja sama antara BPJS Kesehatan dan RSUD di lantai 3 Gedung RSUD Dr. John Piet Wanane, Jumat (7/8). 

Kepala BPJS Kesehatan, Ivan Ravian menyampaikan, penandatanganan kerja sama ini berpatokan pada regulasi dari Kementerian Kesehatan yang tertuang di dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 02/Kemenkes/445/2020 yang memberikan kelonggaran atas syarat-syarat kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit (RS) di tengah pandemi Covid-19. 

Kerja sama antara BPJS Kesehatan dan RS sangat penting di masa pandemi Covid-19. Dikarenakan Covid-19 sangat mengganggu dalam hal pelayanan, dimana beberapa RS menutup pelayanan, sehingga peserta BPJS Kesehatan sangat sulit dalam memperoleh pelayanan. “Kami berharap dengan adanya kerja sama ini, menjadikan pelayanan kepada peserta BPJS semakin lancar,”harapnya. 

Ivan juga menjelaskan, Kantor Pusat BPJS Kesehatan menegaskan agar Tahun 2020 menjadi tahun perbaikan layanan, untuk itu dengan adanya kerja sama ini dapat menjadi opsi bagi peserta dalam memperoleh pelayanan. Namun, ia mengharapkan agar, kerja sama tersebut tidak hanya sebatas penandatanganan, tetapi juga pelayanan yang dapat ditingkatkan secara maksimal. “Jadi jangan administrasi dulu, tetapi melayani pasien lebih dulu jauh lebih baik,” harapnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono S.Sos.,M.Si yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan dengan diaktifkan RS Dr. J.P Wanane Kabupaten Sorong dari yang sebelumnya klinik utama, diharapkan dapat mengalami peningkatan pelayanan, dimana memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan salah satu dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sorong. 

“Saya harap, dengan adanya kerja sama ini, pelayanan sudah semakin maksimal dari yang sebelumnya,” ucapnya.

Meski diakui Suka Harjono, masih cukup banyak warga tidak mampu yang belum memperoleh BPJS Kesehatan. Untuk itu, ia mengimbau agar Dinas Sosial dapat lebih proaktif untuk turun ke lapangan dan menjaring masukan dari masyarakat, sehingga pelayanan kesehatan gratis dapat dirasakan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sorong. (nam) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed