oleh

RKL-RPL Sorong Modern City Dinilai Lengkap

SORONG-Kendati belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), Pembangunan Sorong Modern City yang telah melakukan reklamasi ini, telah melalui proses yang panjang dan sampai pada sidang Komisi AMDAL. Akhirnya kini pembangunan Sorong Modern City yang berada di depan Lapangan Hocky akan tetap berjalan, karena telah memenuhi syarat dari dokumen analisis dampak lingkungan (AMDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan, Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL). 

Ketua Komisi AMDAL Kota Sorong sekaligus Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Kota Sorong, Julian Kelly Kambu, ST, MSi usai memimpin Sidang Komisi Penilaian AMDAL Kota Sorong mengatakan, penilaian dokumen AMDAL,RKL-RPL rencana pembangunan Sorong Modern di Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Klasur oleh PT Modern Multi Graha telah memenuhi syarat, hanya saja ada beberapa yang harus diperbaiki dari dokumen tersebut.

“Jadi kami terima hasil kajian AMDAL dan RKL-RPL dengan catatan semua masukan yang ada harus diperbaiki tim konsultan. Setelah diperbaiki selama 14 hari. Maka kami keluarkan rekomendasi, kemudian diterbitkanlah ijin lingkungan. Karena dari ijin lingkungan tersebut digunakan sebagai dasar untuk penerbitan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB),” katanya kepada Radar Sorong.

Mewakili Pemerintah Kota Sorong, Kelly menyampaikan terima kasih kepada PT Modern Multi Graha karena telah berinvestasi di Kota Sorong, dengan membangun Sorong Modern City. “Mewakili bapa wali kota, saya ucapkan terima kasih. Karena mendatangkan investor itu tidak mudah, dimana pembangunan ini sesuai dengan visi misi bapa wali kota untuk menjadikan Kota Sorong menjadi kota termaju di tanah Papua,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Tatwa Jagatnata Selaku Konsultan Penyusun, Endang Siwi Handayani mengatakan Untuk menyusun dokumen, ini sudah sampai tahap akhir. “Dan pada prinsipnya kami bisa menyelesaikan dalam waktu paling tidak kurang 14 kami sudah target. Dari 10 kriteria yang dipakai sebagai kerangka acuan menyatakan bahwa layak secara lingkungan,” katanya.

Direktur Utama PT Modern Multi Graha Selaku Pengembang Pembangunan Sorong Modern City, Ir.Cecep Darma Kusuma mengatakan bahwa pembangun baru pada tahap reklamasi karena masih melengkapi perijinan. “Pembangunan kita belum, karena harus menyelesaikan ijin amdal dan lain sebagainya. Sekarang masih tanah garapan. Jadi reklamasi sudah semua, tinggal. Kedepan akan dibangun hotel, pusat perbelanjaan, ada apartemen, ada mall. 19,7 hektar totalnya,” ungkapnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed