oleh

Ribuan Pemuda Papua Ikuti Seleksi Calon Tamtama

-Manokwari-335 views

MANOKWARI-Ribuan pemuda Papua, baik yang berasal dari suku asli Papua atau mereka yang bukan asli orang Papua namun lahir dan sekolah di Papua mendatangi Markas Komando Distrik Militer (Makodim) di jajaran Kodam XVIII/Kasuari. Mereka inging mendaftarkan diri mengikuti seleksi  calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang II Tahun Anggaran (TA).

Animo Pemuda Papua Barat ternyata sangat besar untuk mendaftarkan diri. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, S.I.P. kepada Pers, Selasa (3/12/2019) di Manokwari mengungkapkan, rekrutmen atau penerimaan Cata PK TNI AD pada Gelombang II di Tahun 2019 ini, didapatkan dari dua sumber penerimaan, yaitu dari Sumber Pedalaman dan Sumber Reguler. 

“Sumber pertama dari Pedalaman adalah Putra Asli Daerah Papua (PADP), dengan ketentuan bahwa kedua orang tua atau salah satunya merupakan suku asli Papua. Selain itu, orang tua calon tidak berprofesi sebagai anggota TNI, Polri, atau Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujar Andi Gus.

Wilayah Manokwari yang masuk dalam kategori pedalaman adalah Wasior, Pegunungan Arfak (Pegaf), Teluk Bintuni, Babo, Saukorem, Kebar, dan Merdey. Untuk wilayah pedalaman Sorong, meliputi Tambraw, Raja Ampat, dan Inanwatan. Sedangkan wilayah pedalaman Fakfak, meliputi Teluk Patipi, Karas, Kokas, dan Bomberay. Sedangkan wilayah pedalaman Kaimana, meliputi Teluk Arguni, Teluk Etna, Yamor, dan Buruway.

Sumber kedua, lanjutnya, penerimaan Cata PK TNI AD dari Reguler. Ketentuan dalam kategori sumber ini adalah memenuhi minimal salah satu dari tiga kategori berikut, yaitu Putra Asli Daerah Papua (PADP), Non Putra Asli Daerah Papua (NPADP), dan Pendatang (PDT).

Setelah dilakukan seleksi di daerah, yang meliputi Pemeriksaan Admimistrasi (Rikmin), Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes), dan tes Jasmani, selanjutnya bagi mereka yang berhasil lolos seleksi diberangkatkan ke Kota Manokwari untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Markas Kodam XVIII/Kasuari. Di sana mereka kembali menjalani Rikmin, Rikkes, tes Jasmani, dan ditambah dengan Penelitian Personel (Litpers), Pemeriksaan Psikologi (Rikpsi), serta terakhir Parade atau yang biasa disebut Pemantauan Akhir (Pantukhir).

Saat dilakukan seleksi, diikutkan juga para calon prajurit yang gagal dalam proses seleksi Calon Bintara (Caba) dan Cata Pedalaman pada periode sebelumnya. Mereka diberikan kesempatan lagi untuk mengikuti seleksi pada Gelombang II ini. Dengan demikian, terkumpul 722 orang calon, yakni 393 PADP, 307 NPADP, dan 22 PDT yang mengikuti tahapan seleksi.

“Hasilnya, 393 pemuda berhasil lolos seleksi dan masuk pendidikan keprajuritan di Lembaga Pendidikan (Lemdik) TNI AD untuk digembleng menjadi Prajurit TNI AD dalam Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gel. II TA 2019.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed