oleh

Ribuan Pelayat Antar Pemakaman Korban Penikaman

20 Personel Disiagakan di 11 Titik, Amankan Pemakaman Korban Penikaman

MANOKWARI – Prosesi pemakaman korban penikaman, (Alm) Daud Wambrauw, Rabu (24/3) dimulai dari rumah duka di kompleks Perumahan Nusantara Wosi. Sekitar pukul 13.00 WIT jenazah diantar ke ­tempat perisitirahatan terakhir menggunakan mobil jenazah, diantar ribuan pelayat. 

Secara umum situasi kota Manokwari, kemarin aman. Hanya saja kerusuhan yang terjadi sehari sebelumnya, Selasa (23/3) meninggalkan trauma bagi sebagian warga. Para pedagang Pasar Wosi, Pasar Sanggeng memilih tak berjualan, menutup kios. Demikian juga sebagai toko terutama di Wosi yang menjadi sasaran peleparan masih tutup.

Polda Papua Barat, Rabu (24/3) menurunkan 320 personel dalam mengawal proses pemakaman korban pembunuhan Daud Wambrauw (40). Ratusan personel ini disiagakan di 11 titik di dalam kota Manokwari diantaranya di TPU Pasir Putih, rumah duka, Pasar Wosi, Pasar Sanggeng, Pasar Borobudur, Kampung Makasar, Kampung Bugis, perempatan Makalow, perempatan Haji Bauw dan Polsek Kota. Ratusan personel polisi sudah disebar ke 11 titik sejak pagi. Juga disiagakan beberapa kendaraan taktis barracuda, mobil watercanon, mobil barikade, termasuk ambulance.

Pengamanan proses pemakaman diawali dengan apel di halaman GOR Sanggeng dipimpin Karo Ops Polda Papua Barat Kombes Pol Tri Admodjo Marawasianto,S.IK, dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Papua Barat, termasuk Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi SIK, MH.

Kabid Humas mengatakan, pengamanan dilakukan untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat umum, sekaligus menepis berbagai isu meresahkan warga yang berkembang lewat media sosial. “Mari  kita jaga Manokwari tetap aman dan kondusif. Jangan melakukan aksi  yang melanggar undang-undang agar tidak berurusan dengan hukum,” pesan Kabid Humas.

Dia bersyukur proses pemakaman berjalan lancar dan aman. Jenazah Daud Wambrauw dimakamkan di TPU Pasir Putih, Rabu (24/3) siang diantar sanak keluarga dan kerabat. Sedangkan satu korban lainnya, (Alm) Huga Saidui belum dimakamkan. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Transito Wosi. Informai  yang diperoleh, Huga akan dimakamkan hari ini, Kamis (25/3), sehingga aparat keamanan masih tetap siaga. “Terima kasih kepada para kepala suku, tokoh agama  yang telah membantu menjaga situasi kamtibmas di Manokwari,” ujar Kabid Humas.

Dia juga menyampaikan turut berbela sungkawa dari Kapolda atas kejadian yang menyebabkan dua korban meninggal dunia. Kapolda berjanji akan memerintahkan Kapolres Manokwari untuk memproses secara tegas pelaku sesuai hukum.  Sementara itu, dari penanganan kasus pembunuhan bernama Daud Wambrauw dan Hugo Saidui, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Kabid Humas  mengatakan tak menutup kemungkinan tersangka bertambah. “Sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan bila ada perkembangan terhadap kasus ini akan dirilis,” tambah mantan Kapolres Manokwari dan Kaimana ini. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed