oleh

Revitalisasi Sungai Remu, Warga akan Dipindahkan

-Metro-110 views

SORONG-Asisten I Setda Pemerintah Kota Sorong Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rahman, S.ST,MSi mengatakan menyikapi masalah banjir di Kota Sorong, Balai Wilayah Sungai melakukan rapat dalam rangka penataan dan revitalisasi Kali Remu mulai dari Hulu Sungai Remu sampai ke Hilir. 

Dijelaskannya bahwa Tahap pertama dimulai dari Hulu sampai ke batas Kali Jembatan HBM Sriti 2, ini yang akan dilaksanakan tahun ini dalam kontraknya mulai Januari 2021 sampai Agustus 2021. “Sehingga kita rapatkan untuk melakukan sosialisasi dan melakukan pendekatan kepada warga masyarakat karena tentunya dampak dari pembangunan ini masyarakat akan dipindahkan atau direlokasi. Nah selanjutnya kita akan rapat melibatkan RT/RW dan stakeholder yang ada di lapangan. Kita akan rapatkan lagi, apakah ini masyarakat akan dipindahkan atau mereka tetap disitu dengan konsep rusunawa. Sehingga kita perlu libatkan masyarakat. Setelah bentuk tim, nanti tim ini yang akan koordinasi di lapangan. Data kasar hasil survey foto udara ada 107 KK dan ada 3 rumah ibadah yaitu 1 masjid, 1 mushola dan 1 gereja kemudian ada asrama,” katanya.

Kepala Satker Balai Wilayah Sungai Pelaksanaan Jaringan, Pemanfaatan Air sekaligus Sekretaris Tim Sosialisasi Pelaksanaan Pembangunan Tanggul Sungai,  Nonce Saman, mengatakan pelaksanaan pembangunan tanggul Sungai Remu. Dia mengucapkan terima kasih karena Pemerintah Kota menyambut baik untuk duduk bersama berdiskusi untuk tindakan pelaksanaan nanti. Yang mana Sungai Remu sudah ditempati penduduk atau masyarakat Kota Sorong sehingga perlu dilakukan revitalisasi.

“Bencana banjir yang terjadi di tahun 2019 menjadi aspirasi yang paling utama dari Pemerintah Kota Sorong, sehingga ada dari Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai mengalokasikan dana untuk pembangunan tanggul tersebut. Permasalahan kami adalah masyarakat yang ada di bantaran Sungai. Jadi hari kita rapat sesuai pembebasan lahan dan masyarakat yang ada di bantaran sungai. Jadi hari ini masih bahas pembentukan tim. Kalau ada SK tim dari pemkot sudah tindaklanjuti dan sudah jadi maka kita akan turun bersama. Kami berharap masyarakat bekerjasama, bukan memindahkan tapi bagaiman menghindari banjir yang nanti akan terjadi menjadi bencana bagi kita semua,” jelasnya.

PPK Sungai dan Pantai II Balai Wilayah Sungai PB, Stap,ST mengatakan dibutuhkan luasan dari pinggir DAS 15 meter yaitu kiri-kanan DAS ada 30 meter. Lebar Sungai 26 meter jadi sekitar 50 sampai 56 meter untuk revitalisasi sungai remu. Sehingga saya harapkan segera dilakukan karena telah melakukan kontrak menjadi 3 paket. Tinggal dijalani, menunggu tim kami sosialisasi dengan masyarakat. “Tahun ini untuk 1 paket, yaitu pekerjaan tanggul untuk pemasangan batu dua trap kiri kanan dan lebar sungai sama. Dari PDAM sampai ke HBM Sriti.,” katanya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed