oleh

Rekrut Relawan PON, Perhatikan Regulasi

JAYAPURA-Papua Coruption Watch mengingatkan kepada para pengelola dana Pekan Olharaga Nasional (PON) 2020 di Papua, aga memperhatikan regulasi dalam mengelola dana PON yang jumlahnya mencapai trilyunan Papua agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Hal ini diungkapkan, Ketua PCW Papua, Rifai Darus, kepada wartawan di Jayapura, dalam acara peringatan hari anti korupsi internasional, serta pencanangan membangun Papua dari kampung, serta perekrutan relawan PCW dalam mencegah korupsi, Senin (9/12).

“Untuk PON potensi  korupsi cukup besar, teman-teman harus ingat bahwa penggunaan dana PON, ada dana yang dikelola oleh KONI, dalam KONI ada pembagian lagi, ini semua harus kita berikan bantuan yang baik,  karena dana ini cukup besar mencapai trilyunan,” ujarnya.

Menurutnya, proses perekrutan relawan PON yang saat ini sementara dilakuan oleh KNPI Papua, harus diberikan pemahaman, agar proses penerimaan dapat sesuai dengan regulasi yang berlaku, jangan sampai menimbulkan masalah dikemudian hari usai pelaksanaan PON di Papua.

“Selain itu ada penerimaan relawan PON, yang dilakukan oleh KNPI, ini harus diberikan pemahaman yang baik, silahkan lakukan kegiatan ini, tapi ada regulasi-regulasi  yang harus di taati, jangan sampai semangat kita menerima PON dia punya regulasi terlewatkan, atau salah pos, nah ini perlu hati-hati, ini yang harus kita berikan pemahaman,” jelasnya.

Dikatakan, sebagai bagian dari pengusulan PON ke Papua, PCW berkomiten untuk mengawal pelaksanaan PON di Papua,  agar visi  pelaksanaan PON sukses pelaksanaan, tuan rumah dan prestasi  dapat berjalan dengan baik, sehingga Papua dapat menjadi tuan rumah yang baik.

“PCW melakukan komunikasi ini cukup panjang,  kita merupakan bagian  dari pemerintah Provinsi Papua yang mengajukan  PON ke Papua, kita bergabung bersama tim yang mengajukan PON ke Papua, agar bisa sukses pelaksnaan, tuan rumah, dan prestasi, kita positif Papua bisa  menjadi tuan rumah yang baik,” jelasnya.

Ditambahkan, kedepannya PCW Papua  lebih fokus untuk melakukan pencegahan korupsi, dengan harapan seluruh masyarakat Papua,  agar bersama-sama melakukan pencegahan terhadap  korupsi di Papua, karena untuk melakukan pencegahan korupsi membutuhkan parsitipasi semua lapisan masyarakat.

“Jadi memang setelah kita analisa dan telusuri bersama teman-teman dari relawan-relawan  yang tersebar di Papua, kita fokus untuk pencegahan karena kita ingin puutra-puti  terbaik Papua  yang ada di daerah, untuk sama-sama mencegah korupsi yang panjang,” katanya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed