oleh

Rekor Kematian Tertinggi, Sehari 8 Meninggal

MANOKWARI – Penularan virus corona (Covid-19) di Provinsi Papua  Barat belum menunjukan tanda-tanda penurunan. Bahkan, Selasa (13/7) kemarin mencatatkan rekor kematian tertinggi selama pandemi. Data yang disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap, kemarin ada tambahan 8 orang meninggal dunia karena terpapar virus berbahaya ini. 

Fakfak mencatatkan kematian tertinggi yakni 3 orang, disusul Manokwari 2 orang, Kota Sorong 2 dan Tambrauw 1 orang. Secara kumulatif, total orang meninggal terpapar Covid-19 di Provinsi Papua Barat sebanyak 247 orang, 216 orang di antaranya terkonfirmasi positif, 30 orang probable/suspek dan 1 orang ­kontak erat. Persentase kematian dari kasus terkonfirmasi (216 orang) meningkat menjadi 1,6%.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Dalam beberapa hari ini angka kematian cenderung berbanding lurus dengan lonjakan kasus positif.  Sebelumnya, Senin (12/7) terdapat tambahan 3  orang meninggal, Minggu (11/7) 4, Sabtu (10/7) 2 meninggal, Jumat (9/6) 4 meninggal , Kamis (8/7) 3 meninggal, Rabu (7/7) 1 meninggal dan Selasa (6/7) 1. 

Arnold mengingatkan warga untuk selalu waspada, penuaran virus ini sudah masuk ke lingkungan keluarga. Perkantoran maupun komunitas lainnya. Aparat keamanan diharapkan gencar pelakukan penertiban serta memberikan sanksi tegas kepada pelanggar protokol kesehatan. ‘’Kalau tidak ada hal yang perlu lebih baik di rumah saja. Kalaupun keluar pakai masker, hindari kerumunan,’’ ujarnya.

Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Laku,S.Pi,MM mengatakan perkembangan data Covid-19 di Kota Sorong pada Selasa (13/7), bahwa Tim Satgas Covid-19 Kota Sorong menerima pemeriksaan 45 sampel.  “Dari 45 sampel tersebut, terdapat penambahan kasus terkonfimasi positif sebanyak 45 orang, sehingga total kasus terkonfirmasi positif di Kota Sorong bertambah menjadi 3.666 orang. Kemudian ada penambahan sembuh sebanyak 105 orang, sehingga total sembuh di Kota Sorong bertambah menjadi 3.502 orang,” kata Ruddy Laku, Selasa (13/7).

Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Laku juga mengatakan bahwa saat ini yang sedang diproses sebanyak 108 sampel. Data secara keseluruhan perkembangan data Covid-19 di Kota Sorong yaitu kontak erat 10.294 orang, proses di karantina 0 orang, discharded 10.294 orang, suspek total 3.018 orang, dalam pemantuan 415 orang, sedang dirawat 180, discharded 2.423 orang, dan probable total 5 orang.  “Hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif 3.666 orang, hasil pemeriksaan terkonfirmasi negative 8.647 orang dan sembuh 3.502 orang. Kemudian penambahan meninggal positif 2 orang sehingga jumlah kasus meninggal positif 67 orang, meninggal negatif 7 orang, dan meninggal probable atau suspek 10 orang,” ungkapnya. (lm/zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed