oleh

Realisasi APBN Baru Tumbuh 6,57 Persen

-Ekonomi-110 views

SORONG – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021 di wilayah pembayaran KPPN Sorong sampai dengan bulan Februari 2021 baru tumbuh 6,57 persen atau sebesar Rp 265,06 miliar dari total pagu sebesar Rp 4,03 triliun.
Wilayah pembayaran KPPN Sorong ini meliputi 6 pemerintah daerah yaitu Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Tambraw dan Kabupaten Raja Ampat.
Kepala KPPN Sorong, Juanda, menjelaskan berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN), realisasi belanja di awal tahun 2021 masih merangkak perlahan.
Hal ini menunjukkan bahwa tren penyerapan anggaran cenderung melambat di awal tahun dan menumpuk di kuartal ke empat (akhir tahun).

“Perlambatan penyerapan anggaran biasanya terjadi di internal satuan kerja (Satker) itu sendiri. Seperti terjadi kelambatan proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dan permasalahan administrasi,”jelas Juanda kepada Radar Sorong, Jumat (5/3). Detail realisasi belanja tersebut, sambung Juanda terdiri dari realisasi belanja Pemerintah pusat untuk kantor vertikal di daerah sebesar Rp 265,06 miliar atau 9,85 persen dari pagu sebesar Rp 2,69 triliun. Sedangkan untuk realisasi belanja transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) masih nol.

“Untuk itu, pemerintah daerah diharapkan agar bisa menyelesaikan proses peraturan kepala daerah mengenai tata cara pembagian dan penetapan rincian Dana Desa setiap Desa sebagai persayaratan pencairan Dana Desa tahap pertama di tahun 2021,”terangnya.
Secara lebih rinci, tambah Juanda realisasi belanja APBN untuk Pemerintah Pusat terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp 117,88 miliar atau 12,41 persen dari pagu sebesar Rp 950,12 miliar. Realisasi ­Belanja Barang sebesar Rp 60,56 miliar atau 7,76 persen dari total pagu sebesar Rp 780,22 miliar. Belanja Modal terealisasi sebesar Rp 86,61 miliar atau 9,05 persen dari total pagu sebesar Rp 956,52 miliar. Terakhir realisasi belanja bantuan sosial masih nol.

“Kami berharap melalui percepatan realisasi APBN Tahun Anggaran 2021 oleh Satker mitra kerja KPPN Sorong diharapkan dapat bermanfaat guna mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed