oleh

Ratusan Sirip Hiu Diamankan

WAISAI – Koramil 1805/07 Persiapan Kepulauan Gag bersama Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kampung Gag Distrik Waigeo Barat Kepulauan, menangkap 2 kapal nelayan yang melakukan pencurian sirip ikan hiu. Dalam penangkapan ini, aparat TNI menyita ratusan sirip hiu. Dandim 1805/Raja Ampat, Letkol (Inf) Josep Paulus Kaiba melalui Danramil 1805/7 Persiapan Kepulauan Gag, Kapten (Arm) Amat Heryono yang dihubungi Radar Sorong melalui telepon seluler, membenarkan adanya penangkapan dua kapal nelayan yang sedang beraktifitas di wilayah hukumnya. 

Dibeberkannya, penangkapan bermula saar Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1805/7 mengadakan patroli gabungan bersama Tim Satgas Covid-19 wilayah pemerintahan Kampung Gag, diantaranya Bbahinkamtibmas Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Security PT. Gag Nikel, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Linmas Pemkam Gag dan Tim Kesehatan. Patroli gabungan bertujuan mengantisipasi kapal-kapal kecil yang masuk ke perairan Gag tanpa melalui pelabuhan atau pintu masuk remi yang sudah ditentukan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tim Covid-19. “Sebenarnya tujuan patroli melakukan pencegahan dan mengantisipasi adanya kapal-kapal yang melintas masuk di perairan Gag dan tidak melalui ijin tim Satgas Covid-19,” kata Kapten Amat Heryono.

Saat patroli, tim gabungan melalui Babinsa Koramil Sertu Ahmad Jupri, mencurigai di atas dua palka kapal itu tampak beberapa nelayan sedang menjemur sirip hiu. Tim kemudian mendekat dan menghimbau secara baik-baik agar kedua kapal nelayan tersebut diamankan ke pos security Gag Nikel. “Dari hasil penangkapan itu kami mengamankan enam orang anak buah kapal termasuk kapten kapal, beserta barang bukti dua kapal mesin dalam dan ratusan sirip ikan hiu yang selesai pengeringan dan yang sementara dikeringkan,” bebernya.

Hasil pemeriksaan, petugas patroli mengamankan 296 sirip ikan hiu yang terdiri dari 74 sirip ekor, 74 sirip punggung, 148 sirip sayap. Selain mengamankan sirip hiu, 6 nelayan yang berdasarkan KTP berasal dari Buton Sulawesi Tenggara, juga diamankan. Keenam nelayan ini berinisial LZ (37), LS (33), LN (43), LA, LS (36), dan A (34).

Untuk proses hukum selanjutnya, 6 nelayan beserta barang bukti  diserahkan kepada Satpolair Polres Raja Ampat. “Enam pelaku dan barang bukti kapal dan sirip dari tiga jenis hiu serta perlengkapan tangkapan ikan yang diamankan, kemudian diserahkan kepada Satpolair Polres Raja Ampat,” jelasnya. (hjw) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed