oleh

Ratusan ASN Demo Palang Jalan

JAYAPURA – Ratusan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Kabupaten Waropen, Rabu (23/12) melakukan aksi demo turun jalan dengan memalang jalan menggunakan pohon serta membakar ban meluapkan kekecewaan karena haknya tak kunjung dibayarkan. Setelah melakukan aksi pelang jalan, ratusan ASN ini bergerak ke Kantor Bupati Waropen.

Koordinator demo, Harmoko Niki dalam keterangannya kepada wartawan mengaku aksi demo sudah lebih dari lima kali dilakukan pihaknya, setelah sebelumnya telah melakukan audiens dengan DPRD Waropen namun tidak ada jawaban pasti. Bahkan pihaknya sempat membuat laporan kepada pihak berwajib bulan Juni lalu. “Kami sudah pernah ketemu pihak DPRD tapi tidak ada jawaban, jadi sekarang kami turun lagi untuk menuntut hak-hak kami yang dari tahun 2019 baik ULP dan 5 persen kenaikan gaji,” tegas Harmoko Niki.

Ia berharap agar bupati selaku pimpinan daerah, punya niat baik membayar semua hak-hak ASN. Jika nantinya belum juga dibayarkan, Harmoko menegaskan pihaknya akan kembali melakukan aksi turun jalan. “Kami bersyukur jika ada niat mau dibayarkan, namun apabila hak-hak kami belum dibayarkan, maka kami akan kembali memblokir jalan-jalan di waropen,” tegasnya.

Bupati Kabupaten Waropen Yermias Bisai saat menemui para pendemo menyesalkan adanya aksi demo yang dilakukan oleh para ASN. Ia memastikan hak-hak pegawai akan dibayarkan Rabu (23/12) ini. “Uangnya sudah siap untuk dibayarkan hari ini, bapak hanya mau kasih aturan agar pegawai yang diluar Waropen tidak boleh dibayarkan,” tegas Yermias Bisai.

Ia mengingatkan, jika ingin mengetahui perkembangan terkait pembayaran, harus datang guna menanyakan secara langsung, tidak mendengarkan dari pihak-pihak yang tidak mengetahui permasalahan dan tidak saling mengajak untuk melakukan aksi demo hingga adanya pembakaran ban di jalanan.

Terkait situasi kamtibmas, Kapolres Kabupaten Waropen AKBP Suhada menyatakan situasi kamtibmas tetap aman walaupun adanya aksi demo. “Semua sudah diselesaikan, tadi Pak Bupati telah menemui para ASN yang melakukan demo. Tentunya hingga siang ini situasi masih aman kondusif, kami juga melakukan pendekatan secara baik agar penutupan jalan di area Rongaiwa bisa dibuka, akhirnya mereka mau membukanya,” kata AKBP Suhada. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed