oleh

Rapikan Wajah Kota dengan Pemangkasan

-Metro-68 views

Rapikan Wajah Kota dengan Pemangkasan

SORONG-Guna menindaklanjuti pengadyan masyarakat dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta menata ruang terbuka hijau Kota Sorong, Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang mengganggu di jalan. L

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong, Julian Kelly Kambu,ST,MSi kepada Radar Sorong, Minggu (5/9) mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu visi misi Pemerintah Kota Sorong sebagai Kota termaju di tanah Papua misi ke-5, meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

“Pikiran ini muncul karena kota ini merupakan pusat kunjungan. Kemudian yang kedua kondisi alam menurut BMKG bahwa Agustus sampai bulan Desember itu kota Sorong mendapat jatah hujan, angin,”katanya.

Lanjutnya, hal tersebut juga Merupakan arahan dari Wali Kota Sorong, Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM untuk merapikan wajah Kota Sorong. Kemudian ini juga bagian-bagian untuk mengantisipasi tumbangnya pohon, atau yang patah, cabangnya, dan rantingnya. Karena usia pohon ini sudah tua, sehingga perlu peremajaan kembali pohon-pohon yang ada.

“Kami bersihkan benalunya, bersihkan parasitnya. Sehingga pohon tersebut lebih kokoh dan dapat menyerap karbon kemudian menyuplai oksigen. Untuk Ruang Terbuka Hijau juga. Kemudian dilakukan pemangkasan karena banyak aduan warga Kota Sorong kepada kami untuk memangkas dan membersihkan benalu,” ungkapnya.

Menurutnya, jika dihitung ada 300 – 400 pohon di Kota Sorong, dari Kilo 0 sampai 18 ,termasuk jalan-jalan lingkungan juga dilakukan pemangkasan, pembersihan benalu dan ranting pohon. Beberapa lokasi yang kami pangkas dan bersihkan diantaranya jalan naik Hotel Belagri Puncak, depan Masjid Raya Al Akbar, Depan Pertamina Sorpus, ada juga depan rumah warga di jalan lingkungan. Di taman DEO juga sudah kami bersihkan.

Menurutnya, bahwa Kendala Dinas PPLH Kota Sorong yakni tidak memiliki mobil crane atau skywalker. Mobil yang digunakan untuk mempercepat proses pemangkasan ranting-ranting pohon yang mengganggu disekitar jalan. “Mobil crane  ini mobilnya disewa untuk kita melakukan pemangkasan.  Jadi dalam seminggu itu hanya sekali pemangkasan,” katanya.

Ia berharap kedepan bisa dianggarkan dana untuk 1 unit mobil crane khusus untuk dinas PPLH. “Sehingga dapat melakukan pemangkasan dan peremajaan kapan saja. Kalau ini kan hanya seminggu sekali. Kedepannya kita akan jadikan Kota Sorong sebagai kota Green City,” pungkasnya. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed