oleh

Rapid Test Pelatihan Operasi SAR, 7 Reaktif

Sudah banyak diimplementasikan instansi pemerintah saat melaksanakan kegiatan di dalam ruangan, para peserta di-rapid test. Hal ini pun diterapkan Kantor  Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manokwari yang melakukan rapid test terhadap peserta pelatihan Operasi SAR di Mansinam Beach Resort, Rabu (21/10).

Kakansar Manokwari, George Mercy Randang kepada wartawan mengatakan, pelatihan Operasi SAR diikuti 50 peserta, dari SAR dan Potensi SAR lainnya seperti Polres, BMKG, TNI AL, TNI AD, KKP, KSOP. Sebenarnya pelatihan akan direncanakan diikuti banyak peserta, namun karena ada pandemi virus corona (Covid-19) peserta dibatasi. “Kami meminimalis hal-hal yang tidak diinginkan, jumlah peserta pelatihan dibatasi. Di dalam ruangan memperhatikan jarak duduk, kita hindari kontak di antara peserta,” jelasnya.

SAR dan stakeholder lainnya bertanggungjawab untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus yang telah memakan banyak korban jiwa ini. “Kita tidak mau ambil resiko, semua bertanggungjawab memutus mata rantai,” ucapnya.

Mercy Randang mengatakan, sebelum peserta masuk ruangan dilakukan rapid test yang dilaksanakan tim KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan). Hanya yang non-reaktif sajalah boleh mengikuti pelatihan. “Sedangkan yang reaktif kita istirahatkan sambil menunggu pemeriksaan lanjutan dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19,” tuturnya. 

Peserta pelatihan harus dipastikan tak terpapar Covid-19, karena saat pelatihan dan simulasi Operasi SAR para peserta akan saling kontak. Peserta pelatihan juga dilatih menangani pasien Covid-19. “Peserta akan dilengkap pakaian hazmat, alat pelindung diri yang lengkap. Minimal dalam Operasi SAR ini kita memberi contoh kepada masyarakat menangani pasien, dan membatasi penularan,” ujar Randang.

Dari  hasil rapid test terhadap 50 peserta, ditemukan 7 orang reaktif. Mereka ini akan diarahkan untuk mengikuti swab test di Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. “Hasil reaktif belum tentu positif,” tambah Kakansar. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed