oleh

Rapid Test Error, 12 Orang Tes Ulang

-Metro-184 views

SORONG-Belasan warga Kota Sorong, mendatangi kantor Gustu Covid-19 Kota Sorong untuk meminta di lakukan rapid test ulang pada Rabu (8/7). karena, sebelumnya 12 warga tersebut sudah melakukan rapid test di Puskemas Malanu akan tetapi hasilnya kurang efektif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Herman Kalasuat ST membenarkan bahwa pada hari Rabu (8/7) kemarin petugas Puskesmas Malanu melaksanakan pemeriksaan rapid Test terhadap 12 orang. Namun, saat petugas membaca hasil rapid test, hasilnya terlihat samar-samar sehingga diindikasi ada hasil reaktif palsu.

“Alat rapid test ini memang didatangkan dari Kementerian Kesehatan. Dan alat Rapid test ini bukan palsu tetapi sedikit kabur saja untuk dibaca atau kurang efektif, sebenarnya  hal ini bukan menjadi kendala bagi semua Puskesmas. Karena, dari sekian alat pasti ada yang error saja, akan tetapi kami tidak jadikan patokan karena belum ada kasus yang serupa dengan Puskesmas lainnya,”jelasnya kepada Radar Sorong, kemarin.

Oleh karena itu, pihaknya merekomendasikan kepada 12 orang tersebut melakukan rapid test ulang. Hanya saja, dari 12 orang, yang baru melakukan rapid test 9 orang, sementara 4 orang lainnya akan menyusul. 

“Dari 9 orang tersebut, diantaranya 8 orang non reaktif sementara 1 orangnya reaktif. ”tandasnya.

Saat ini, sambung Herman, alat rapid test milik Pemerintah Kota Sorong masih tersisa sekitar 2000an lebih. Dan, setiap Puskesmas diberikan rapid test sesuai dengan kebutuhan dan masyarakat yang disasar seperti, ibu hamil, masyarakat umum yang sakit wajib di rapid, pelaku perjalanan yang tidak mampu dan remaja yang melanjutkan pendidikan.

“Kami menhimbau kepada masyarakat yang ingin berpergian ke luar daerah, agar supaya 1 minggu sebelum keberangkatan datang ke Puskesmas untuk melakukan rapid test. Karena kalau mendadak ditakutkan ada kendala sedangkan masyarakat harus segera berangkat

Salah satu warga, Lewi menjelaskan, ia bersama dengan 12 orang lainnya melakukan rapid test gratis di Puskesmas Malanu dan dinyatakan reaktif. “Dari puskesmas bilang alat Rapid tesnya yang bermasalah karena sekitar 15 orang yang periksa semua hasilnya reaktif. Sehingga kami mendatangi Kantor Gustu Covid-19 Kota Sorong ini untuk meminta petunjuk dan diarahkan ke puskemas lainnya,”ujarnya

Diakui Lewi ia memang berasal dari Kota Sorong dan memilik KTP Sorong, hanya saja ia akan melaksanakan rapid test untuk mengantar istrinya ke Makassar dengan menggunakan kapal.

“Tadi kami di suruh balik 2 atau 3 hari lagi, tapi beberapa teman saya yang lainnya harus berangkat secepatnya, jadi mereka harus melakukan rapid test hari ini juga,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed