oleh

Raja Ampat Salurkan Dana Desa Tercepat Rp 8,6 Miliar

-Ekonomi-81 views

SORONG– Berdasarkan data online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran Negara (OM SPAN), realisasi penyaluran untuk Dana Desa (DD) sampai dengan sekarang mencapai Rp 8,6 miliar (1,13 persen) dari pagu sebesar Rp 764,23 miliar.
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sorong, Juanda, menjelaskan bahwa realisasi Dana Desa (DD) Rp 8,6 miliar tersebut merupakan penyaluran yang tercepat dan pertama se Sorong Raya dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Realisasi DD tersebut merupakan yang ditentukan penggunaannya sebesar 8 persen dari pagu DD setiap desa dalam rangka memberikan dukungan pendanaan dalam pencegahan penanganan pandemi Covid-19.

“Realisasi tersebut sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan nomor PER-1/PK/2021 tentang percepatan penyaluran dana Desa untuk mendukung penanganan Covid-19,”jelasnya, Selasa lalu (30/3.)
Pemerintah daerah, sambung Kepala KPPN Sorong dapat mengajukan penyaluran 8 persen dari pagu dana desa setiap desa untuk memberikan dukungan pendanaan dalam penanganan pandemi Covid-19 termasuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro di Desa.
Lebih lanjut, Juanda menambahkan terdapat tiga jenis penyaluran DD yaitu penggunaan 8 persen untuk penanganan pandemi Covid-19 diantaranya bantuan langsung tunai (BLT) dana desa dan non BLT dana desa. Untuk penggunaan 8 persen, persyaratan cukup mudah, hanya rincian dana desa dan surat kuasa pemindahbukuan dana desa.

“Dengan disalurnya DD untuk Pemda Raja Ampat, semoga dapat diikuti penyaluran DD oleh pemda yang lainnya. Oleh karenanya, KPPN Sorong terus mendorong kepada pemda se Sorong Raya agar dapat segera mengajukan penyaluran DD nya. Khususnya untuk DD yang ditentukan penggunaannya tersebut,”terangnya.
Dengan demikian, tambah Juanda DD bisa lebih cepat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam rangka memberikan dukungan pendanaan dalam pencegahan penanganan pandemi Covid-19 dan BLT desa guna mengurangi dampak pandemi Covid-19.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed