oleh

Putra Asli Kabupaten Tambrauw harus Diprioritaskan

SAUSAPOR- Wakil ketua II DPRD Kabupaten Tambrauw, David Sedik, A.Md meminta Pemerintah Kabupaten Tambrauw maupun panitia lokal untuk lebih arif dan bijaksana dalam membuat keputusan terhadap hasil kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018 secara khusus di lingkungan Pemda Kabupaten Tambrauw.

“ Kami meminta pihak Pemerintah Daerah dan panitia lokal test CPNS untuk lebih memperhatikan putra putri Tambrauw yang ikut dalam test beberapa waktu lalu. Berilah kesempatan kepada kami anak-anak Tambrauw untuk berkarya membangun daerah,” ungkapnya kepada Radar Sorong saat dikonfirmasi via selulernya kemarin (26/6).

Dia menambahkan, bahwa masih banyak anak-anak asli Tambrauw yang memliki bakat dan talenta serta pengetahuan yang tidak kalah dengan para pencari kerja yang berasal dari luar Kabupaten Tambrauw. Tinggal bagaimana pihak pemerintah melihat keberadaan mereka walaupun hasil pengumuman nantinya merupakan kewenangan dari panita pusat di Jakarta.

Tetapi kata dia, kebijakan dari Pemerintah Daerah dan panitia lokal juga diharapkan berperan penting, agar formasi penerimaan untuk Kabupaten Tambrauw sebesar 300 orang ini bisa memberikan porsi lebih kepada anak-anak asli Tambrauw yang ikut seleksi beberapa waktu lalu.

Sementara itu Kepala badan Kepegawaian kabupaten Tambrauw, Matheos Wosiri, saat diminta tanggapannya terkait hasil pengumuman nanti, tidak berkomentar banyak, karena semua merupakan keputusan panitia pusat, berdasarkan hasil test dari para pencaker sendiri.

“Kita sama-sama menunggu saja hasil yang dikirim dari pusat, semoga keterwakilan anak-anak asli Tambrauw dalam formasi kali ini bisa sesuai harapan bersama, ”Ungkap Matheos Wosiri.

Saat ditanya kepastian waktu pengumuman hasil tes CPNS, Matheos mengungkapkan pihaknya masih menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat.(raf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed