oleh

Puluhan Warga Beoga Dievakuasi ke Timika

Buru dan Tumpas KKB, Satgas Nemangkawi Diterjunkan ke Beoga Kabupaten Puncak

JAYAPURA – Situasi kemanan di Distrik Beoga Kabupaten  Puncak Provinsi Papua yang tidak kondusif memaksa warga meninggalkan daerah tersebut. Total 27 warga dievakuasi ke Kabupaten Mimika, mereka tiba  di Bandara Mozes Kilangin Timika pada Kamis (15/4) pagi.

Evakuasi warga Beoga ke Timika menggunakan pesawat Smart Aviation PK-SNM , PK SNV dan PK SNH yang dilakukan secara bertahap. Sekitar pukul 07.31 WIT, pesawat Smart Aviation PK SNM landing di Terminal UPBU Bandara Mozes Kilangin Timika membawa enam warga pengungsi dari Distrik Beoga.

Pukul 07.47 WIT, pesawat Smart Aviation PK-SNV landing di Terminal UPBU Bandara Mozes Kilangin Timika membawa 8 pengungsi, ukul 08.35 WIT pesawat Smart Aviation PK-SNM kembali landing di Terminal UPBU Bandara Mozes Kilangin Timika yang membawa 6 masyarakat pengungsi. Kemudian pada pukul 08.43 WIT, Smart Aviation PK-SNH landing di Terminal UPBU Bandara Mozes Kilangin membawa 7 pengungsi dari Distrik Beoga. Total warga yang berhasil dievakuasi sebanyak 27 orang dengan perincian 25 dewasa dan dua anak-anak.

Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan melakukan evakuasi warga secara bertahap dari Distrik Beoga, serta terus menambah perkuatan di Beoga. “Dari kemarin kita sudah mulai mengevakuasi beberapa warga. Langkah selanjutnya, aparat TNI-Polri akan mengambil langkah tegas terhadap mereka yang ada  di sana (KKB,red),” tegas Kapolda.

Sementara itu, Satgas Nemangkawi TNI-Polri telah diterjunkan ke Beoga untuk menumpas KKB yang menembak mati 2 guru dan membakar sekolah. TNI-Polri terus bergerak memburu KKB yang berbuat onar di wilayah Beoga. Ratusan pasukan TNI-Polri bergerak taktis memberikan perlindungan kepada masyarakat Boega. 

Kaops Nemangkawi Polri Brigjen Rocyke Harry Langie dan Kaops Nemangkawi TNI Brigjen Tri Budi Utomo memimpin langsung operasi pemulihan situasi keamanan di Distrik Boega. ”Puji syukur situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) Boega berangsur kondusif, beberapa titik di wilayah Boega TNI-Polri telah kuasai,” tutur Rocyke melalui rilis Humas Nemangkawi, Kamis (15/4).

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Iqbal Al Qudusy membenarkan bahwa sudah 3 hari dilakukan pergeseran pasukan ke wilayah Boega Puncak. Tak hanya itu, pasukan yang berada di Distrik Illaga juga melakukan penyisiran untuk menemukan KKB. ”Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang. Kami Ops Nemangkawi TNI-Polri akan terus menjaga dan melindungi masyarakat di wilayah Boega dan sekitarnya. Percayakan kepada kami, kami berusaha untuk ciptakan situasi kondusif, selain pengejaran kelompok KKB yang melakukan tindakan kriminal pembakaran fasilitas sekolah, penembakan 2 guru, dan 1 tukang ojek,” ucap Iqbal. ”­Cepat atau lambat kelompok kriminal ini pasti tertangkap,” tegas Iqbal. (al/**/isa/detikcom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed