oleh

Puluhan Siswa Keracunan Makanan

JAYAPURA-Puluhan anak-anak  di Panti Rehabilitasi Km 7 Timika dan pelajar di Sentra Pendidikan SP 5, mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan yang disediakan oleh Kontraktor Leveransir dan Katering PT. Mita Sumber Sejahtera (MSS) bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Pemda Mimika sebagai penyedia layanan makanan.

Informasi yang dihimpun Radar Sorong di Humas Polda Papua, kejadian keracunan makanan tersebut  terjadi Minggu (13/10) sekitar pukul 21.49 WIT. Bermula saat  Kasat Intelkam Polres Mimika menerima pemberitahuan dari Luky Mahakena yang menyampaikan bahwa banyak warga masyarakat yang mendatangi IGD RSUD Mimika dengan keluhan karacunan makanan. Mendapat laporan tersebut, Kasat Intelkam langsung melaporkan kejadian kepada Kabag Ops Polres Mimika yang kemudian menuju ke RSUD guna mengecek informasi serta meminta agar personel Patroli Sabhara dapat digeser ke RSUD guna melakukan pengamanan.

Setelah dilakukan pengecekan di RSUD, diketahui bahwa benar terdapat sejumlah warga yang dirawat sejak pukul 19.00 WIT, mengaku mengalami sakit setelah mengkonsumsi makanan katering berupa nasi putih, sayur pepaya dan lauk Ikan goreng. Umumnya para korban mengalami bibir gatal-gatal, terasa sakit pada mata dan merasa pusing.

Kasat Intelkam kemudian menuju ke lokasi katering guna melihat dari dekat situasi dan kondisi di tempat pengolahan makanan catering. Sisa ikan mumar yang sudah digoreng maupun yang masih mentah namun sudah dipotong, diminta untuk tidak dibuang karena diperlukan untuk menjadi barang bukti guna dilakukan penelitian lebih lanjut.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dininginkan, Wakapolsek Mimika Baru dan Kasubbag Dalops bersama 1 regu Brimob, diturunkan ke lokasi katering guna memberikan pengamanan mengantisipasi kemungkinan adanya pihak-pihak yang mendatagi lokasi katering. Selanjutnya, pada pukul 01.30 WIT, Kabag Ops menginformasikan bahwa hasil keterangan sementara dokter di RSMM bahwa anak-anak pelajar terindikasi keracunan namun diduga faktor dari lauk berupa Ikan yang mengakibatkan bibir gatal-gatal, sakit di mata dan pusing. Setelah diberikan pengobatan, seluruhnya sudah diperbolehkan pulang ke Asrama.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal,SH yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, setelah mendapatkan perawatan medis dari dokter RSUD Mimika dan RSMM, keseluruhan warga dan pelajar yang sempat dirawat, telah diperbolehkan pulang ke asrama sambil diberi obat untuk berobat jalan. “Untuk simple makanan akan di kirim ke Balai POM guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika,” ucapnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed