oleh

PT. Pertamina (Persero) Dockyard Sorong Launching Dua Kapal

-Metro-597 views

SORONG – PT.Pertamina (Persero) Dockyard Sorong launching dua kapal yaitu Mooring Boat Kunawa 1 dan Kunawa 2. Launching ditandai pemotongan tumpeng, dilanjutkan penurunan kapal ke permukaan laut ditandai dengan pemecahan kendi oleh Head of Pertamina Dockyard Sorong Lukas Gandum, disaksikan Vice President Marine PT. Pertamina ( Persero), Godam Pariyanto via video call, Senin (22/6).

Vice President Marine PT. Pertamina ( Persero), Godam Pariyanto mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas kerja sama pembuatan mooring boat sejak Maret 2018. Kedua mooring boat ini merupakan produksi pertama dari PT.Pertamina (Persero) Dockyard Sorong. “Ini produk pribumi dan tentunya menjadi kebanggaan Pertamina umumnya dan khususnya untuk Dockyard Sorong. Menurut saya ini mooring boot yang terbaik. Ini akan menjadi harapan, karena ke depan Pertamina akan mengganti kapal-kapal yang sudah tua, terutama yang mooring boat. Saat ini kita memiliki 404 mooring boat. Jadi Dockyard Sorong harus punya peran. Terimakasih kepada kawan-kawan,” katanya via video call.

Head of Pertamina Dockyard Sorong Lukas Gandum mengatakan, dengan diluncurkan kapal Kunawa 1 dan kapal Kunawa 2 ini dapat menambah fasilitas armada kapal milik pada pelabuhan-pelabuhan Nusantara Indonesia Timur khususnya di area Papua, dengan kegiatan sangat membantu dalam proses sandar-menyandar kapal di dermaga atau kapal docking. Mooring boat Kunawa berkapasitas maksimal 6 orang, sementara total anggaran yang dikeluarkan mulai dari design hingga tahap finishing senilai Rp 3,1 miliar.

“Seluruh bagian kapal dikerjakan dengan menggunakan komponen lokal dan oleh tenaga pekerja Dockyard Sorong. Untuk pertama kali setelah 45 tahun berkarya sebagai penyedia jasa perbaikan kapal (docking repair) yang ada di kawasan timur Indonesia khususnya Papua, hari ini (22/6) Dockyard Sorong membuktikan bahwa kami sanggup membuat kapal sendiri,” jelasnya kepada wartawan usai melaunching Kapal Mooring Boat Kunawa, kemarin.

Lukas Gandum berharap Pertamina Dockyard Sorong dapat dipercayakan untuk membuat kapal dengan tipe yang sama atau yang lebih besar agar dapat melengkapi atau menambah armada kapal milik Pertamina yang ada di kawasan Timur Indonesia khususnya Papua, dan untuk memgembangkan potensi Putra-Putri Daerah Papua dalam berkarya di bidang pembangunan kapal baru. 

Di kesempatan ini, Lukas Gandum menyampaikan terima kasih kepada Manager Marine Operation Services serta fungsi lainnya yang sudah ikut mengambil bagian dan berperan serta berpartisipasi, yang telah banyak memberi dorongan dan dukungannya sehingga telah terlaksananya pembangunan 2 (dua) unit kapal baru sebagai bukti bahwa kami sanggup untuk lebih baik.  

“Terima kasih dan penghargaan saya yang setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama dalam penyelesaian pekerjaan kapal baru ini. Harapan saya ke depan kami tetap dibantu untuk peningkatan kualitas galangan kapal kami, bukan saja di bidang jasa perbaikan kapal tapi juga pembangunan kapal baru,” katanya.

Kepada teman-teman pekerja Dockyard Sorong, dia menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan kerja kerasnya sehingga kapal Kunawa 1 dan Kunawa 2 dapat dilaunching pada hari ini (22/6). Dia berharap ke depannya Pertamina Dockyard Sorong dapat tingkatkan kinerja untuk membuktikan bahwa Dockyard Sorong yang ada di ujung Timur Indonesia ini sanggup melakukan yang terbaik bagi nusa dan bangsa, baik untuk Pertamina dan yang lebih khusus terbaik untuk Papua.

Salah satu karyawan Pertamina Dockyard Sorong, Yehuda Kombado selaku Pengawas HSE/Safety First, mengaku sangat senang dan bangga dengan launching mooring boat. “Saya berharap ke depan akan membuat kapal yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Kepala PT. Biro Klasifikasi Indonesia Cabang Sorong, Agus Sianipar mengatakan, suatu kebanggaan bahwa kita mampu dalam membangun kapal. “Kami selalu siap mendukung dalam hal pelayanan kapal docking maupun project selanjutnya, mungkin kapal yang lebih besar lagi,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Sorong yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sorong, Julian Kelly Kambu,ST,Msi mengapresiasi PT.Pertamina (Persero) Dockyard Sorong yang telah berani membuat kapal yang membanggakan karena membangunkan raksasa yang tidur di Indonesia Timur. “Ke depan, Dockyard Sorong bisa memperkerjakan adik-adik kita dari Papua disini, sehingga menjadi potensi untuk membina generasi muda agar SDM mereka bisa bersaing dengan dearah lain,” harapnya. (zia)

History proses pembuatan kapal Kunawa 1 dan kapal Kunawa 2: 

  1. 1. Peletakan Lunas Pertama (Keel Laying) kapal dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2018.
  2. 2. Selesainya pekerjaan Hull (Badan) Kapal pada tanggal 31 Mei 2018.
  3. 3. Proses pengadaan Permesinan dan Perlengkapan Iainnya tahun 2019.
  4. 4. Proses Pekerjaan Permesinan mulai pada tanggal 6 Januari 2020.
  5. 5. Selesai pekerjaan (Finishing) pada tanggal 31 Maret 2020.
  6. 6. Launching Ceremonial pada tanggal 22 Juni 2020.

Spesifikasi kapal : 

  1. 1. Nama : Kunawa 1 dan Kunawa 2.
  2. 2. Jenis : Mooring Boat.
  3. 3. Bahan : Baja.
  4. 4. Panjang : 14.0 meter.
  5. 5. Lebar : 4.0 meter.
  6. 6. Sarat Kapal : 2.2 meter.
  7. 7. Mesin : Yanmar.
  8. 8. Daya Mesin : 2550 kw, dengan Rpm: 723.
  9. 9. Kapasitas : 4-6 orang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed