oleh

PT Perikanan Nusantara Siap Genjot Ekspor

-Ekonomi-230 views

SORONG – PT Perikanan Nusantara yang belum lama ini telah berhasil melakukan ekspor perdananya, siap terus menggenjot ekspor produk-produk perikanan dari perairan Sorong. Apalagi, saat ini permasalahan terkait birokrasi tak lagi menjadi kendala. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Cabang PT Perikanan Nusantara Sorong, Ratno Tantra Suryadi.
”Tentu saja kita sangat siap untuk menggejot pertumbuhan ekspor. Apalagi sekarang masalah birokrasi terkait ekspor sudah sangat bagus sekali, semua tersedia. Dalam hal ini, Bea Cukai dan BKIPM terus mengawal kami bahkan sampai keluarnya sertifikat dan legalitas,”jelasnya, Senin (27/7).
Selama ini, kata Ratno, untuk mendapatkan produk-produk perikanan yang hendak diekspor PT Perikanan Nusantara menjalin kerjasama yang bersifat plasma, dengan menggait nelayan dari Sorong. ”Supplier PT perikanan Nusantara sifatnya plasma, mitra kami adalah mitra nelayan. Kami ini rata-rata supliernya merupakan nelayan yang ada di Sorong. Haji-haji yang punya tiga kapal dan para pelaut, semua merupakan mitra kami,” sambungnya.
Sebelumnya pada bulan Februarilalu, PT Perikanan Nusantara telah mengekspor Indian Makkarel (Kembung Banjar) antara size 4 sampai 8. Total produk yang diekspor sebanyak 23.000 kg atau sama dengan 23 ton ke Thailand dengan container 40 feet reefer container.
Tidak hanya produk ikan kembung, PT Perikanan Nusantara juga menampung ikan cakalang dari nelayan yang beradadi sekitar Pulau Buaya.
”Di sana, kami punya plasma sekitar 30 nelayan dengan total kapal hampir mencapai 90 unit. Sementara dengan haji-haji, kami punya kapal diatas 30 GT, yaitu dengan rata-rata yang mereka setor ke kami bisa mencapai 50 sampai 60 ton tiap nelayan per bulan,” imbuhnya.
Menurutnya, ekspor sebenarnya bergulir dan terus berjalan. Namun sedikit terkendala dengan adanya wabah covid-19, yang mengakibatkan hampir semua negara lockdown. Sehingga hal tersebut membuat PT Perikanan Nusantara mengalami keterlambatan ekspor.
”Pas Corona, karena banyak negara yang lockdown, kami terlambat ekspor baru satu kali. Kedepannya mudah-mudahan saat pandemi sudah selesai kita bisa bergiat untuk ekspor lagi,” tuturnya.
Melihat besarnya potensi yang ada di perairan Sorong, PT Perikanan Nusantara menargetkan untuk bisa melaksanakan ekspor lagi pada akhir tahun minimal di angka 75 ton. Saat ini, PT Perikanan Nusantara masih bermain di pasar lokal untuk menjual produknya. Beberapa daerah yang menjadi tujuan ekspor PT Perikanan Nusantara selama pandemi ini adalah daerah Jawa, seperti Surbaya dan Jakarta.
”Sejauh ini kami lihat potensinya sangat banyak sehingga kami bisa melaksanakan ekspor dengan room material ikan yang tercukupi dari Sorong pada musimnya. Kami harap nantinya bisa melaksanakan ekspor lebih baik lagi. Kalaupun terjadi kendala, semoga kendalanya bukan berada pada birokrasi tetapi karena melihat pasar global yang memang masih sulit karena wabah pandemi ini,” pungkasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed