oleh

PT GAG NIKEL Serahkan Asrama Bagi Pemuda Pulau Gag

-Ekonomi-217 views

SORONG – Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT GAG NIKEL bermaksud mengoptimalkan potensi putra putri Kabupaten Raja Ampat, khusunya Pulau Gag untuk terus mengenyam pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan satu unit rumah yang dapat digunakan sebagai asrama bagi pemuda asal Pulau Gag yang sedang menempuh pendidikan di kota studi, ­yakni Kota Sorong.


Selain bangunan rumah diatas tanah ukuran 150 M2 yang sudah dilengkapi ­dengan fasilitas listrik PLN 2200 Watt dan air sumur bor, PT GAG NIKEL juga memberikan sertifikat kepemilikan sebidang tanah kavling berukuran 150m2 yang masih kosong dan masih mungkin untuk dikembangkan. Aset tersebut diserahkan langsung oleh Manager Legal, GA dan CSR PT GAG NIKEL Dr. Mustajir, SH. MH kepada ­Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudaya­an Kabupaten Raja Ampat Juhairia Syaifuddin, SE. MM.
Menurutnya Mustajir, penyerahan aset berupa asrama ini ini adalah bentuk dukungan yang dapat diberikan PT GAG NIKEL dari segi sarana prasarana. Sebelumnya, PT GAG NIKEL juga telah mendukung program pendidikan bagi anak-anak Pulau Gag dengan melakukan revitalisasi gedung SD. Sementara untuk meningkatkan SDM tenaga pengajar, PT GAG NIKEL juga telah bekerjasama dengan PT Education Provision guna meng-upgrade tenaga pengajar di sana.
Menghadirkan asrama bagi pemuda pelajar asal Pulau Gag merupakan rencana induk yang telah difikirkan sejak PT GAG NIKEL melakukan operasi di Pulau Gag.
“Salah satu rencana induk yang kita upayakan saat awal kami operasi di Pulau Gag adalah membuat suatu asrama mahasiswa di kantong-kantong studi, di mana pemuda asal Pulau Gag banyak belajar. Untuk itu perdana program tersebut kami realisasikan pengadaan asrama di Kita Sorong, tepatnya di Jalan Teminabuan lorong Sadewa 2,” terangnya, Kamis (6/8).
Kedepannya, Mustajir berharap bisa kembali menghadirkan asrama di setiap daerah yang menjadi kantong studi bagi pemuda asal Pulau Gag.
“Kami butuh komunikasi dari kepala kampung melalui Kepala Dinas untuk ­bagaimana mengembangkan program ini, supaya ke depan kami bisa hadirkan lagi asrama di daerah lain. Sebab ini juga upaya kami untuk mengakselerasi program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dari sisi ketersediaan sarana prasarana,” jelasnya.
Kendati izin operasi PT GAG NIKEL hanya sampai pada 30 tahun ke depan, Mustajir berharap program ini bisa terus digulirkan dan dikembangkan lebih luas lagi. Ia pun ­berharap, dari asrama tersebut mampu mencetak pemimpin generasi masa depan. Baik itu pemimpin di sektor usaha, birokrasi pemerintahan, TNI/POLRI, dan sebagainya.
“Harapannya tempat ini dapat difungsikan sebagaimana tujuan daripada dihadirkannya asrama yaitu sebagai tempat untuk menempa putra-putri terbaik yang memiliki semangat tinggi dalam konteks pendidikan. Bahkan tidak berlebihan jika saya berharap dari asrama ini kemudian tercipta sosok pemimpin yang mampu mengimplementasikan dirinya di tatanan nasional maupun internasional. Intinya mereka harus tetap sustain, bahkan mereka harus lebih sejahtera meskipun nanti PT GAG NIKEL sudah tidak ada disana,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat ­Juhairia Syaifuddin, SE. MM. merespon baik kontribusi dari PT GAG NIKEL yang telah menyediakan asrama bagi pelajar asal Pulau Gag yang sedang mengenyam pendidikan di kota studi.
“Saya respon baik sekali, kepedulian PT GAG NIKEL yang begitu banyak untuk mendukung pemerintah ­Raja Ampat mungkin belum banyak dilakukan oleh pihak lainnya. Ini sangat mendukung anak-anak Kampung Gag sehingga berhasil dengan baik dalam menempuh pendidikan kedepannya,” singkatnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Sorong, sejauh ini Pemkab Raja Ampat telah menyediakan fasilitas asrama di beberapa daerah, termasuk Kota Sorong. Namun asrama di Sorong belum mampu menampung seluruh pelajar, sehingga dengan asrama yang diberikan oleh PT GAG NIKEL ini sangat membantu ketersediaan tempat tinggal bagi putra-putri daerahnya yang sedang mengenyam pendidikan di Sorong. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed