oleh

PSBB Bukan Solusi Turunkan Angka Positif Covid

-Metro-37 views

Angka positif Covid-19 di Kota Sorong terus berkembang hingga tercatat 642 kasus, untuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun karantina wilayah belum menjadi pilihan Pemerintah Kota Sorong dalam mengatasi kenaikan angka positif yang terus melaju tersebut. Bahkan Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau, MM, enggan untuk menerapkan PSBB maupun karantina wilayah Kota Sorong.

Oleh karena itu kemarin, diadakan rapat dengan mengundang unsur Forkopimda Kota Sorong, guna membahas alternative lainnya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam penerapat protokol kesehatan agar mengurangi penyebaran Covid-19.

Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau, mengungkapkan, harus diakui bahwa Kota Sorong merupakan pintu arus masuk penumpang maupun barang dari semua penjuru. Sehingga pergerakan masyarakat di Kota Sorong pun cukup tinggi, namun Pemerintah bersama TNI/Polri dan unsur lainnya tetap bekerja keras terkait penerapan protokol kesehatan.

Menurut wali kota, penerapan PSBB atau karantina wilayah maupun Lockdown bukanlah solusi, tambah Lambert, sehingga percuma bila diterapkan karantina atau Lockdown karena angka positif Covid-19 pastinya makin bertambah, sehingga Lambert putuskan meningkatkan sosialiasasi terkait protokol kesehatan di setiap lingkungan dengan melibatkan Kepala Distrik, lurah hingga RT/RW.

“Mereka akan bentuk Satgas dan disiapkan anggaran guna mempermudah sosialisasi di tingkat RT/RW sehingga warga mengikuti apa yang disampaikan Pemerintah terkait protokol kesehatan,”terang wali wota.

Lambert pun mengharapkan agar dalam kenaikan kasus ini tidak saling menyalahkan, namun lebih kepada bekerja sama dan saling mendukung untuk menurunkan angka positif Covid-19.

Komandan Korem 181/PVT, Brigjen TNI Yulius Selvanus pun menyampaikan perlu ada kerjasama dengan Babinsa, Babinkamtibmas, Lurah, Distrik hingga tingkat RT untuk membekali mereka dengan sosialisasi terkait Perwali, seperti cara menggunakan masker yang higienis sehingga tidak perlu memasang baliho atau yang lainnya.

“Mari kita bersama-sama mengatasi penanganan pendisiplinan warga, kamipun siap membantu dan kami juga membuka tim Satgas dengan berkedudukan di Makorem 181/PVT, kami siap kapanpun dihubungi dan siap membantu,”tandasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed