oleh

Protokol Kesehatan tak Diindahkan

-Metro-143 views

Penyebaran Covid-19 di Kota Sorong terus merangkak naik secara perlahan. Padahal, Pemerintah Kota Sorong selalu memberikan imbauan melalui Tim Gustu Covid-19 Kota Sorong agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan di luar rumah. Namun, nampaknya sebagian masyarakat tidak mengindahkan imbaun tersebut.

Terbukti, hingga Sabtu 22 Agustu 2020 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tembus 331 kasus karena adanya penambahan 4 kasus baru berdasarkan hasil pemeriksaan 18 sampel dari Balitbangkes Makassar. Dengan penambahan kasus positif ini, otomatis transmisi lokal penyebaran Covid -19 semakin melebar ke setiap sudut Kota Sorong.

Juru Bicara Tim Gustu Covid-19 Kota Sorong,  Ruddy R. Laku mengungkapkan, hingga saat ini, sebanyak 27 orang masih menjalani proses pengawasan dan karantina di Gedung Diklat Kampung Salak Rufei. Berdasarkan update terbaru penyebaran Covid-19 Kota Sorong, jumlah orang yang melakukan kontak erat sebanyak 2.315, yang sudah menjalani proses karantina sebanyak 40 orang dan discharded sebanyak 2.275 orang. 

 “Suspect sebanyak 410 orang, yang sudah menjalani proses karantina 14 orang, yang sedang dirawat 5 orang dan discharded 391 orang,”bebernya.

Selanjutnya probable 5 orang, hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif 331 orang dan negatif 1809. Sementara yang sembuh naik menjadi 258 orang. Meninggal dunia RT-PCR (+) 5 orang, RT-PCR (-) 4 orang dan probable suspek 5 orang.

Dengan adanya penambahan kasus positif baru di Kota Sorong dan telah terjadi transmisi lokal, maka seluruh masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 merupakan tanggung jawab semua pihak. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed