oleh

PPKM, Tingkat Hunian Hotel hanya 36,20%

-Ekonomi-153 views

SORONG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid- 19 sangat mempengaruhi dunia pariwisata, khususnya pada tingkat hunian hotel. Sepinya tamu yang menginap membuat pihak hotel harus berupaya keras melakukan inovasi, mencari sumber income lain agar operasional hotel dapat tetap terjaga.

Dari sepinya tamu yang mengingap membuat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel berbintang di Kota Sorong pada Juli 2021 pun hanya mencapai 36,20 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pada bulan Juli sebanyak 36,20 persen kamar yang terpakai dari total kamar yang tersedia di Kota Sorong.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sorong, Ir.Merry,M.P, Rabu (1/9) mengatakan, seiring makin menurunnya trend penyebaran Covid-19,maka warga pun mulai bisa melakukan aktifitasnya. Jumlah wisatwan di Indonesia khususnya Papua Barat perlu diimbagi dengan penigkatan penyediaan kamar akomodasi pada hotel.

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Sehingga tidak menimbulkan kesenjangan antara permintaan dan penawaran atas kamar/akomodasi tersebut. Akomodasi merupakan faktor yang sangat penƟ ng karena merupakan “rumah sementara” bagi wisatawan yang mengharapkan kenyamanan, pelayanan yang baik, kebersihan dan lain-lain,” jelasnya.

Menurutnya,perkembangan industri perhotelan, salah satunya dapat dilihat melalui indikator tingkat penghunian kamar hotel dan rata-rata lamanya tamu menginap. Tingkat Penghunian Kamar Hotel (TPK) adalah jumlah kamar yang telah disewakan/dihuni dibandingkan dengan jumlah kamar yang tersedia di hotel tersebut dan Rata-rata Lamanya Tamu Menginap adalah banyaknya malam tempat tidur yang dipakai dibagi dengan banyaknya tamu yang datang menginap. Ratarata lamanya tamu menginap ini dapat dibedakan antara tamu asing dan tamu dalam negeri.

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Kota Sorong mencapai 2,06 hari (2 hari) selama bulan Juli 2021. Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu asing Juli 2021 sebesar 2,54 hari (2 – 3 hari), sedangkan tamu domestik sebesar 2,06 hari (2 hari),” pungkasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed