oleh

PPKM Level 2, Jemaah Bisa 50 Persen Kapasitas Tempat Ibadah

SORONG – Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah dengan kriteria Level 2 (dua) dan Level 1 (satu) situasi pandemi berdasarkan assesmen oleh Kementerian Kesehatan serta lebih mengoptimalkan Pos Komando (Posko) Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, Wali Kota Soorong mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Sorong Nomor : 443/710 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 Corona Virus Disase 2019 di Kota Sorong.

SE Wali Kota Sorong tentang PPKM Level 2 berisikan beberapa poin aturan, salah satunya pelaksanaan kegiatan ibadah pada tempat ibadah seperti Masjid, Mushola, Gereja, Pura dan Vihara serta tempat ibadah lainnya, dapat dilakukan paling banyak 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat serta memperhatikan pengaturan teknis dari Kementerian Agama. Sebelumnya, pada PPKM Level 3, pelaksanaan ibadah di tempat ibadah hanya 25% dari kapasitas.

PMB OPBJJ-UT Sorong

PPKM di Kota Sorong turun dan kini di Level 2, Wali Kota Sorong, Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM menyampaikan ucapan terima kasih. ”Terima kasih kepada Tuhan, Alhamdulillah Puji Tuhan semua terjadi. Semua yang terjadi ini bukan hanya kebetulan semua karena Tuhan dan juga kerjasama antara kita semua. Bukan saya yang akan tetapi petinggi negara katakan penanganan Covid di Kota Sorong yang terbaik,” kata Lambert Jitmau, Rabu (8/9). ”Semua upaya kita lakukan sesuai dengan kemampuan kita. PPKM level 4 diperpanjang 2 kali, pasien positif dan sembuh silih berganti. Pada akhirnya sampai pada hari ini dari level 4 akhirnya turun ke level 3 hingga akhirnya kita bisa mencapai level 2,” sambungnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkot Sorong ini mengatakan, dengan turunnya Level PPKM,  kemungkinan kegiatan di Kota Sorong normal kembali, masyarakat pasti senang, pasti bahagia, tapi jangan lupa virus ini belum habis, virus ini masih ada jadi tetap memperhatikan prokes biar kita terhindar dari penyebaran virus Corona. ”Rumah sakit sudah kosong, RS Sele Be Solu, RS AL, tinggal 3-4 pasien di laut (Karantina terapung) nanti dari saya mau diperpanjang atau cukup, saya mempunyai keinginan kalau bisa kita perpanjang bisa 1-2 minggu, bisa 1-2 bulan. Biarlah virus Corona di Kota Sorong betul-betul tuntas,” harapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Sorong dan TNI/Polri. ”Terima kasih rekan-rekan forkopimda. Utamanya Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Danlantamal luar biasa jajaran TNI-Polri, kerjasama yang sangat bagus. Bisa dibuktikan dengan tingkat kesembuhan, semua baik semua indah di kota ini,” tegasnya.

Untuk pelaku perjalanan untuk moda laut, dan udara, Wali Kota menambahkan Kalau sudah turun level apa lagi yang mau dikuatirkan, tergantung daerah lain tapi kalau di Kota Sorong tetap jalan seperti biasa. ”Kalau saya, seperti itu jalan. Virus ini belum habis, belum berakhir tapi kembali pada setiap pribadi kita. Perhatikan protokol kesehatan masing-masing. Tapi kalau hal yang lain jalanlah, normal seperti kala yang dulu,” imbuhnya. (zia/ian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed