oleh

Positif Covid Tembus 1.019 Kasus

MANOKWARI – Masyarakat di Provinsi Papua Barat patut waspada terhadap penyebaran virus corona (Covid-19).  Peningkatan kasus makin mengkuatirkan. Jumat (11/9) terdapat tambahan kasus baru sebanyak 49 orang. Rinciannya, 28 di Kota Sorong, Bintuni 13, Manokwari 5, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan dan Manokwari Selatan masing-masing 1 kasus baru.

Secara kumulatif, kasus Covid-19  di Provinsi Papua Barat telah tembus angka 1.019 kasus. Kota Sorong paling banyak, 486 kasus. Teluk Bintuni melompat berada di urutan 2 menggeser Manokwari dan Kabupaten Sorong. Teluk Bintuni terdapat 150 kasus.

Selain itu, kemarin terdapat tambahan 2 orang meninggal dunia positif Covid-19, berasal dari Kota Sorong. Secara kumulatif, meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 19 orang. Rincian Kota Sorong 11, Manokwari 4, dan Sorong Selatan, Maybrat, Kabupaten Sorong dan Teluk Wondama masing-masing 1 orang meninggal. Jumlah orang sembuh secara kumulatif 666 orang (65,4 persen). Tambahan sembuh kemarin 178 orang, 10 dari Kota Sorong, 6 dari Teluk Bintuni dan 1 dari Fakfak.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr. Arnold Tiniap, MEpdl mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, selalu mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan pakai sabun. Dikatakan, melindungi diri sendiri sama dengan melindung orang lain dari penularan Covid-19. “Misalnya kalau kita positif akan menularkan ke orang lain, bisa ke keluarga, teman kerja,” tandasnya.

dr. Arnold menegaskan, mematuhi protokol kesehatan tak bisa ditawar-tawar lagi dan wajib hukumnya. Selain itu fasilitas umum, kantor-kantor pemerintah menyediakan tempat cuci tangan, serta masyarakat menghindari kerumunan. “Yang paling penting itu menggunakan masker. Karena saat berinteraksi dan berada di area publik kadang-kadang kita tidak memperhatikan jarak. Jadi, kondisi sekarang ini masker itu wajib digunakan. Semua tanpa kecuali wajib mematuhi protokol kesehatan, tak bisa ditawar lagi,” tutur dr. Arnold. 

Data sebaran kasus positif di 13 kabupaten kota di Papua Barat hingga, Jumat (11/9), Kota Sorong 486 kasus, 308 sembuh (63,4 persen), Kabupaten Teluk Bintuni 150 orang, sembuh 84 (56 persen), Manokwari 149 kasus, 89 sembuh (59,7 persen), Kabupaten Sorong 120 kasus, 107 sembuh (89,2 persen), Sorong Selatan 32 kasus, 7 sembuh (21,9 persen), Teluk Wondama 30 orang, 25 sembuh (83,33 persen), Fakfak 25 kasus, 24 sembuh (96 persen). Raja Ampat 19 kasus, 19 sembuh (100 persen), Kaimana 2 kasus, 2 sembuh (100 persen), Maybrat 2 kasus, Manokwari Selatan 4  kasus, 1 sudah sembuh (25 persen). Dua kabupaten, Tambrauw dan  Pegunungan Arfak belum ditemukan kasus positif. Pasien masih dirawat sebanyak 334 orang,  dengan rincian di Kota Sorong 167 orang, Bintuni 66, Manokwari 56 masih dirawat, Kabupaten Sorong 12, Sorong Selatan 24 dirawat, Wondama 4 orang, Fakfak 1, Manokwari Selatan 3 dan Maybrat 1 orang dirawat. (Laode Mursidin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed