oleh

Positif Baru 3 Kasus, Pasien Sembuh Bertambah 8 Orang

SORONG – Kabar bahagia datang lagi dari Kota Sorong, sebab Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, kembali mengumumkan pasien positif Covid-19 yang sembuh ber­tambah delapan orang. Sehingga total pasien sembuh Covid-19 di Kota Sorong menjadi 35 orang atau tingkat kesembuhan mencapai 42,7 persen. Delapan orang yang ­sembuh tersebut yakni LE (43-Klaligi), RA (39-Klaligi), R (18-Klaligi), TA (19-Klaligi), NH (28-Klaligi), IM (23-Klawasi), MV (29-Klawasi) dan AL (22-Rufei).

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Balitbangkes Makassar yang diterima pihaknya hari ini (Kemarin,red), sebanyak delapan orang pasien positif dinyatakan sembuh. “Dengan kesembuhan delapan pasien positif Covid-19 tersebut total pasien positif Kota Sorong yang telah sembuh hingga 19 Juni 2020 meningkatkan menjadi 35 orang,” jelasnya kepada wartawan, kemarin.

Sementara itu, dari 15 ­sampel yang hasilnya keluar dari labo­ratorium Balitbangkes Makas­sar, ada penambahan 3 orang pasien positif baru Covid-19 sehingga total pasien positif di kota Sorong menjadi 82 kasus positif, 3 orang telah meninggal dunia, 35 orang sembuh, tersisa 44 orang yang masih ditangani. “Tiga penam­bahan kasus positive Covid-19 baru itu berinisial NAS (23) jenis kelamin perempuan beralamatkan di Kelurahan Malasilem, WP (67) jenis kela­min perempuan beralamatkan di Kelurahan Klasuur dan HD (55) jenis kelamin perem­puan dan beralamatkan di ­Kelurahan Remu Selatan,” ungkapnya. 

Tiga tambahan ini, dua diantaranya berdasarkan hasil tracing oleh Tim Surveilans dimana hasil rapid tesnya ­reaktif sehingga dilanjutkan dengan pemeriksaan swab dan hasilnya positive, sedangkan satu orang lagi diketahui kontak erat dengan OTG positive. 

Sementara itu, 20 Orang ­Tanpa Gejala (OTG) positive Covid-19 yang dinyatakan sembuh, dipulangkan ke keluarganya pada Jumat (19/6), disaksikan Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau didamping Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan,S.IK,MH bersama Dandim 1802 Sorong Letkol Inf Budiman.

Pantauan Radar Sorong, pengembalian puluhan OTG tersebut disambut bahagia oleh tenaga medis yang sudah berbaris membentuk pagar untuk mengucapkan selamat kepada para OTG yang telah dinyatakan negative Covid-19. Tidak hanya dipulangkan ­saja, puluhan OTG tersebut juga mendapatkan paket sembako dan surat keterangan ­negative Covid-19.

Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau,MM pun memberikan apresiasi kepada ­tenaga medis yang sudah berusaha dan berkerja keras dalam meningkatkan penyembuhan bagi para warga Diklat Kampung Salak. Hal ini merupakan ­suatu yang luar biasa dan patut mengucap syukur kepada ­Tuhan. ”Karena atas campur tanganNya sehingga tingkat kesembuhannya naik. Kemudian, kita sebagai masyarakat harus berterima kasih kepada para tenaga medis yang walaupun banyak tantangan yang datang dari pasien itu sendiri dan juga sorotan dari sana-­sini, tapi mereka tetap tegar untuk memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya. 

Angka kesembuhan virus corona di Provinsi Papua Barat semain baik. Data dari Gugus Tugas Covid-19 ­Provinsi Papua Barat, Jumat (19/6) pasien yang sembuh ber­tambah 8 orang semuanya dari Kota Sorong. Sehingga total pasien sembuh virus corona di Papua Barat telah mencapai 126 orang atau 56,8 %. “Ini kabar yang sangat mengembirakan bagi kita semua, angka kesembuhan semakin baik,” tutur Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Prov Papua Barat, dr. Arnold Tiniap.

Namun demikian, angka kasus positif virus corona ­juga bertambah. Kemarin ada tambahan 3 kasus baru, semau berasal dari Kota Sorong. ­S­ecara kumulatif, angka kasus positif di Papua Barat telah mencapai 222 orang. Sementara itu, jumlah meninggal dunia 18 orang, 14 PDP (pasien dalam pengawasan), 8 dari Kota Sorong, 4 dari Bintuni, Manokwari dan Raja Ampat masing-masing 1 orang, 1 ODP meninggal dari Kota Sorong, serta 3 terkonfirmasi positif meninggal dunia dari Kota Sorong. “Persentase kematian dari kasus terkonfirmasi ­positif 1,4 persen,” terang dr. Arnold. (juh/lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed