oleh

Polres R4 Gencarkan Test Rapid Antigen

-Metro-271 views

Bagi Seluruh Personil dan Keluarga

WAISAI – Polres Raja Ampat kembali gencar melaksanakan Test Rapid Antigen kepada seluruh anggotanya beserta keluarga. Hal ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang kembali meningkat di Kabupaten Raja Ampat.  

PMB OPBJJ-UT Sorong

  Informasi yang dihimpun media ini, pelaksanaan Rapid Test Antigen tersebut telah berjalan selama sepekan hingga hari Senin 12 Juli 2021 berlangsung di halaman Mapolres Raja Ampat tepatnya disamping gedung SPKT. Kegiatan tersebut dibantu beberapa tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Waisai. Tak hanya anggota Polres dan keluarganya, Rapid Test Antigen juga diberikan terhadap penghuni rumah tahanan (Rutan) Mapolres Raja Ampat sebanyak 15 orang tahanan.

  Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre J.W. Manuputty, S.IK ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya baru-baru ini, mengatakan pihaknya (Polres Raja Ampat) saat ini mengadakan Rapid Test Antigen yang diberikan bagi para anggotanya beserta keluarga. “Jadi, kita mendapatkan bantuan logistik sebanyak 1000 Rapid Test Antigen dan kita manfaatkan betul untuk metracing lingkungan internal institusi Polri khususnya Polres Raja Ampat kepada para anggota beserta keluarga,”ungkapnya.

  Dikatakannya lanjut, berlansungnya kegiatan Rapid Test Antigen tersebut dibagi sesuai penjadwalan terhadap masing-masing baik itu, Sub Satuan Kerja (Satker), Bagian Satuan (Bagsat) maupun Seksi. Dan sudah berjalan sejak Selasa lalu. Lanjut ia mengaku, pelaksanaan Test Rapid Antigen itu, ada beberapa hasil yang sudah didapatkan baik itu, anggota Polri maupun keluarganya. “Bagi anggota Polri dan keluarga (Bhayangkari) yang dipastikan reaktif totalnya sebanyak 6 orang sampai dengan hari Kamis 8 Juli 2021. Ketika didapati hasilnya reaktif. Maka, diperintahkan untuk lansung melaksanakan isolasi mandiri (Isoman) dulu di rumah. Kemudian, nanti saya perintahkan satgas penanganan agar memantau terus para anggota dan keluarga yang dinyatakan reaktif ini. Sambil menjalankan isolasi mandiri kita juga akan  berikan stimulan-stimulan berupa vitamin,” bebernya. 

  Kapolres berharap, bagi anggota-anggota yang lain agar bisa memanfaatkan penjadwakan pelaksanaan Rapid Test Antigen ini dengan membawa dirinya dan keluarga untuk melaksanakan Rapid Test. “Dengan tujuan agar supaya kita tahu lingkungan Polres ini siapa saja yang terpapar Covid-19. Sehingga kita bisa dengan cepat mengambil tindakan,”ajak Pamen dua melati di pundaknya itu dengan tegas. 

  “Kegiatan ini akan dilakukan pihaknya sampai selesai dan tidak akan dibatasi namun, akan terus dikontrol. Selain dilaksanakan di lingkungan Polres, alat Rapid Test Antigen inipun juga akan dikirimkan ke jajarannya di Polsek Waigeo Utara dan Polsek Misool untuk selanjutnya akan mereka laksanakan di puskesmas-puskesmas setempat,”imbuhnya.

  Disamping itu, Andre menambahkan, perlu mengingat bahwa, penyebaran Pandemi Covid-,19 semakin meningkat di wilayah Papua Barat khususnya di Kabupaten Raja Ampat. Oleh karena itu, upaya mencegah jajarannya (Polres Raja Ampat) terpapar Covid-19 aktivitas keluar dan masuk anggota untuk sementara akan dibatasi dulu, kalau memang tidak terlalu penting seperti keluarga meninggal, istri melahirkan, atau ada perjalanan dinas kita tidak paksakan. “Kita harus membatasi dulu anggota yang keluar masuk, ijin boleh yang penting alasannya itu yang betul-betul urgens. Untuk perjalanan dinas tetap kita laksanakan dan diperbolehkan, tatapi setelah kembalinya, mereka (anggota) wajib Rapid Test Antigen dan melaksanakan Isolasi Mandiri sesuai dengan anjuran dari tim Satgas Covid-19. Dan wajib melaporkannya kepada kami,”tandasnya. 

   Pantauan media di lapangan, pelaksanaan giat Rapid Test Antigen masih terus dilakukan di lokasi yang sama di halaman Mapolres Raja Ampat hingga hari Senin 12 Juli 2021. Berdasarkan data yang dikumpulkan Senin (kemarin) giat Rapid Test Antigen selanjutnya diikuti sebanyak 68 orang terdiri dari, 30 orang anggota Porlres, 25 Anggota Organik Brimobda Yon B Sorong, Keluarga Polri 1 orang, dan Masyarakat 12 orang. Sedangkan hasil test sebanyak 59 orang non reaktif dan 9 orang reaktif. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed