oleh

Polisi Selidiki Temuan Mayat di Km 10

Ditemukan Dalam Kondisi Berlumuran Darah

SORONG –  Sampai kemarin (20/12), pihak Kepolisian masih menyelidiki  temuan mayat di Jalan Honas Km 10 yang diketahui berinisi YO. Mayat pria itu ditemukan  tergeletak dengan kondisi berumuran darah di jalan Honas, arah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Km 10, Kota Sorong pada Sabtu (19/12) sekitar pukul 06.00 WIT. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

 Saat dikonfirmasi oleh Koran ini, Kapolsek Sorong Timur, AKP Indro Rizkiadi, S.Ik membenarkan adanya penemuan mayat oleh warga sekitar dan selanjutnya dilaporkan kepada pihak Polsek Sorong Timur. Kapolsek Sorong Timur pun menceritakan awal kronologi kejadian, dimana saat itu salah satu warga (saksi) hendak ke kebun dan berjalan melewati TKP  kemudian dari jarak kurang lebih 5 meter, saksi melihat ada seseorang yang tergeletak di tengah jalan. 

 Selanjutnya, saksi mendekati dan ingin mamastikan apakah sosok tersebut merupakan orang yang dipengaruhi Miras (Mabuk) atau bukan, saat mendekat saksi dikejutkan dengan banyaknya darah yang keluar dari belakang kepala korban. ”Kemudian saksi langsung menuju ke rumah pak RT untuk melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya pak RT memberikan laporan ke Polsek Sorong Timur,”jelasnya kepada Radar Sorong, kemarin.

Usai menerima laporan, pihak Polsek Sorong timur langsung menuju ke TKP dan mendapati korban yang tergeletak, selanjutnya melakukan olah TKP, dalam kegiatan olah TKP tersebut pihak Polsek Sorong timur menemukan 3 balok (kayu) dimana salah satu balok masih utuh dan dua balok lainnya sudah pecah. Sehingga, pihaknya masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

”Kami sudah koordinasikan dengan pihak rumah sakit untuk visum et repertum kemungkinan hasilnya akan kami beritahu pada hari Senin (21/12) nanti,”ungkapnya. Pihak keluarga korban, sambung Kapolsek Sortim sudah melaporkan dan telah di terima laporan polisi oleh Polsek Sorong Timur dari terkait dengan kejadian tersebut. Sebab, sambung Kapolsek Sorong Timur, korban diketahui tinggal di sekitar Jalan Honas tersebut. 

 ”Berdasarkan penyampaian keluarga, sekitar pukul 03.00 WIT dini hari korban sempat pulang ke rumah kemudian mengatakan bahwa korban dipukul, selanjutnya korban pergi lagi. Kemudian, ada ­terjadi keributan dan teriakan, makanya kami masih mendalami saksi-saksi yang mendengar teriakan dan saksi yang ­melihat keributan,”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed